Sejarah Manusia Purba dan Pengertiannya

Pengertianteksprosedur.com - Sejarah Manusia Purba... Hay pembaca yang budiman selamat datang di blog kami, web online berbagi banyak ilmu. Silahkan simak pembahasan kami kali ini yaitu tentang Sejarah Manusia Purba? Di artikel ini akan dijelaskan secara rinci. dibaca sampai selesai yaaa...

Sejarah Manusia Purba

Jejak fosil manusia purba terletak di beragam tempat di dunia. Di Indonesia jejak fosil manusia purba baru di tahu di Jawa, ialah di wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur. Manusia purba Indonesia berasal serta masa quartair ialah kira- kira kurang lebih 600 ribu tahun.

Semacam kamu amati masa quartair dibagi menjad 2, ialah masa dilluvium( pleistocen) serta masa alluvium( holocen). Masa dilluvium menurut

Dokter. Von Koenigswald dipecah jadi 3 susunan ialah, susunan dasar, susunan tengah serta susunan atas. Pada tiap penggalan ataupun susunan terdiri dari fosil manusia purba.

Dilluvium Bawah

Dari susunan ini di temukan sisa- sisa fosil serta 3 tipe manusia purba, ialah:
  • Meganthropus Palaeojavanicus, Tipe ini dikira sangat tua serta fosilnya ditemui di Sangiran.
  • Pithecanthropus Dubius, Fosilnya pula sama tempatnya ialah di Sangiran. Para pakar masih bimbang
    dalam membenarkan fosil tersebut, betul- betul fosil manusia ataupun fosil kera. Oleh sebab itu diberi nama pithecanthropus Dubius, yang maksudnya manusia kera yang ragu.
  • Pithecanthropus Robustus ataupun Plthecanthropus Mojokertensis, fosilnya pula di miliki di tempat yang sama pula Oleh sarjana Weidenreich, manusia purba itu di beri nama dengan Pithecanthropus Robustus, lagi Von Koenigswald menamainya Pithecanthropus Mojokertensis, Sebab ia Iebih dahulu menciptakan fosil yang sama di Mojokerto.


Dilluvium Tengah

Tipe manusia purba yang Iebih muda di temukan oleh Dokter. Eugene Dubois. manusia tersebut di beri nama

Pithecanthropus Erectus, yang maksudnya manusia kera dengan berjalur tegak.

Dilluvium Atas

Manusia purba yang termuda dari tipe yang lain masa dilluvium, di temukan di Ngandong serta di beri nama Homo Soloensis. Sebaliknya tipe manusia purba yang sama dengan yang di temukan di Wajak( Tulungagung) itu di beri nama dengan istilah Homo Wajakensis.

Sejarah Manusia Purba dan Pengertiannya


Tipe Manusia Purba

Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus yakni manusia raksasa dari Jawa kuno. Fosil manusia purba tersebut merupakan tipe manusia purba sangat tua yang sempat ditemui di Indonesia. Penemunya yakni“ Ralph von Koenzgswald” pada Fosil yang di temukan berbentuk rahang dasar serta pula atas gigi lepas.

Dengan sistem stratigrafi di tahu kalau fosil tersebut terletak pada sesuatu susunan Pu├žangan. Bersumber pada pada usia susunan tanah, di perkirakan fosil Megantropus Paleojavanicus tersebut berusia 1- 2 juta tahun.

Identitas Meganthropus Palaeojavanicus
  • Berbadan tegap dengan benjolan tajam di penggalan balik kepala
  • Bertulang pipi tebal, dengan benjolan di penggalan kening yang mencolok
  • Otot kunyah, gigi, serta rahang kokoh serta besar
  • Makanannya tipe tumbuh- tumbuhan
  • Enggak berdagu.

Pithecanthropus

Pithecanthropus yakni Manusia Kera. Fosil manusia purba tipe Pithecantropus ialah tipe manusia purba yang sangat banyak di temukan pada Indonesia. Dengan lewat sistem stratigrafi, di tahu fosil tersebut terletak pada sesuatu susunan Pucangan serta pula Kabuh. Bersumber pada pada usia susunan tanah, di perkirakan kalau fosil Pithecanthropus amat berbagai- macam umurya, antara 30. 000- 2 juta tahun.


Identitas Pithecantropus
  • Besar badannya ialah kira- kira 165– 180 cm
  • Otot kunyah enggak sekuat Meganthropus
  • Hidung lebar serta pula enggak berdagu
  • Makanannya bermacam- macam tanaman dan daging hewan buruan
  • Tubuh tegap, namun enggak setegap Meganthropus
  • Benjolan kening tebal serta melintang sejauh pelipis.


Jenis- Jenis Pithecanthropus


  • Pithecanthropus Mojokertensis( manusia kera dari Mojokerto)

Fosil manusia purba tersebut di temukan oleh“ Von Koenigswald” di dekat Mojokerto, jawa timur, pada tahun 1936. Serta Ffsil itu berupa tengkorak. Fosil ini diucap pula dengan“ Pithecanthropus Robustua”.

  • Pithecanthropus Erectus( manusia kera yang berjalan tegak)

Fosil manusia purba ini di temukan oleh“ Eugene Dubois” pada tahun 1890 di Trinil, Lembah Bengawan Solo. Fosilnya berbentuk sesuatu tulang rahang, penggalan atas tengkorak, geraham, serta pula tulang kaki.

  • Pithecanthropus Soloensis( manusia kera dari Solo)

Fosil manusia purba tersebut di temukan oleh“ von Koenigswald serta pula Openorth” di Ngandong dan Sangiran, di tepi Bengawan Solo, di antara tahun 1931– 1933. Fosilnya berbentuk tengkorak serta pula tulang kering.

Homo

Homo yakni manusia. Fosil manusia purba tipe homo merupakan sangat muda di bandingkan dengan fosil manusia purba tipe yang lain. Homo diucap pula dengan“ homo Erectus”( manusia berjalan tegak) ataupun“ Homo Sapiens”( manusia pintar ataupun bijaksana).

Dengan lewat sistem stratigrafi, di tahu kalau fosil tersebut terletak pada sesuatu susunan Notopurpo. Bersumber pada dengan usia susunan tanah, di perkirakan kalau fosil Homo beragam usianya, ialah antara 25. 000– 40. 000 tahun.

Identitas Homo

  • Besar pada badan 130– 210 cm
  • Otot kunyah, gigi, serta rahang telah menyusut
  • Benjolan pada kening sudah menurun serta pula telah berdagu
  • Memiliki identitas ras Mongoloid serta pula Austramelanosoid
  • Otak lebih tumbuh daripada Meganthropus dan Pithecanthropus.


Jenis- Jenis Homo


  • Homosis( manusia serta pula Solo) Soloen

Fosil manusia purba tipe ini di temukan oleh“ Von Koenigswald serta pula Weidenrich” pada tahun 193- 1934 di lembah Bengawan Solo. Fosil yang di temukan ialah berbentuk tengkorak. Dilihat dari Volume Otaknya, bukan lagi berbentuk manusia kera( Pithecantropus).

  • Homo Wajakensjs( manusia serta Wajak)

Fosil manusia purba tipe ini di temukan oleh“ Dubois” di tahun 1889 pada wilayah Wajak dekat Tulungagung. Manusia purba tipe ini telah sanggup buat dapat membuat alat- alat dengan batu maupun tulang. Homo wajakensis tersebut pula telah memahami sistem memasak santapan.

Tipe Manusia Purba dari Luar Indonesia

Australopithecus Africanus

Fosil manusia purba tersebut di temukan di Taung, dekat Vryburg, di Afrika Selatan. Fosil tersebut di temukan oleh“ Raymond Dart”, pada tahun 1924. Di perkirakan Australopithecus Africanus ini hidup 2- 3 juta tahun yang kemudian.

Sinanthropus Pekinensis

Fosil manusia purba tersebut di temukan di gua Choukoutien, Peking( yang saat ini Beijing), RRC. Fosil tersebut di temukan oleh“ Davidson Black” pada tahun 1927. Sinanthropus Pekinensis tercantum homo sapiens sampai- sampai kerap sekali diucap pula dengan“ Homo Pekinensis”.

Homo Neanderthalensis

Fosil manusia purba tipe Ini di temukan oleh“ Rudolf Virchow” di lembah sungai Neander, dekat Dusseldorf, Jerman. Identitas Homo Neanderthalensis ini mendekati identitas manusia purba Homo Wajakensis.

Homo Rhodesiensis

Fosil manusia purba tipe ini di temukan oleh“ Raymond Dart serta pula Robert Brom” pada tahun 1924 di gua Broken Hill, Rhodesia( saat ini jadi Zimbabwe).

Homo Cro- Magnon

Fosil manusia purba tipe ini ditemui di gua Cro- Magnon, dekat Lez Eyzies, di sebelah barat energi Prancis. Fosil ini mula- mula kali di temukan pada tahun 1868. Identitas pada manusia purba tipe ini nyaris sama dengan identitas manusia modern.


Pengertian Manusia Purba

Manusia Purba merupakan tipe manusia pada masa jaman prasejarah. manusia purba tersebut memiliki jenis- jenis serta juga identitas tiap- tiap dari identitas ini dapat di tahu tipe manusia purba tersebut serta pula dari Riset manusia purba dicoba dengan lewat mengadakan sesuatu peneliatian penggalian daerah yang diperkirakan yakni bagaikan tempat hidup manusia purba.

Penggalian itu dapat menciptakan penemuan yang berbentuk sisa- sisa tumbuh- tumbuhan, hewan, serta pula manusia yang telah menolong( fosil). Fosil tanaman, hewan serta pula manusia tersebut di temukan di susunan bumi tertentu. Dengan mengenali usia pada susunan bumi, dapat dikenal usia pada fosil.

Manusia purba diucap pula prehistoric people, ialah tipe manusia yang hidup jauh saat sebelum tulisan di temukan. Jadi, manusia tersebut belum memahami tulisan. Telah diyakini kalau manusia purba telah mendiami bumi dekat 4 juta tahun yang kemudian. Manusia purba memiliki volume otak yang lebih kecil daripada manusia modern jaman saat ini ini. pastinya perihal ini amat pengaruhi kecerdasannya.

Belum ada Komentar untuk "Sejarah Manusia Purba dan Pengertiannya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel