Siklus dan Proses Metamorfosis Kupu Kupu

https://www.pengertianteksprosedur.com/ - Kami yakin Anda semua sudah tahu dengan kupu-kupu. Kupu merupakan salah satu hewan yang bisa terbang dan sangat cantik biasanya akan berada di sekitaran bunga-bunga di taman. Namun, tahukan anda proses pertumbuhan dan perkembangan kupu hingga menjadi cantik dan menawan.

Siklus dan Proses Metamorfosis Kupu Kupu

Ternyata kupu-kupu berawal dari hewan melata yang sangat menjijikkan yakni ulat.Lalu bagaimana bisa kupu-kupu bisa menjadi hewan yang cantik seperti itu. Nah, untuk tahu jawabannya langsung saja yuk kita simak ulasan mengenai metamorphosis kupu-kupu sekaligus dengan penjelasannya berikut ini.

Pengertian Metamorfosis dan Jenisnya

Sebelum membahas lebih jauh mengenai proses metamorfosis kupu kupu, kami akan menjelaskan mengenai pengertian dari metamorfosis itu sendiri. Jadi, metamorfosis adalah perubahan atau perkembangan biologi yang terjadi pada diri makhluk hidup yang biasanya akan diawali dari telur hingga makhluk hidup tersebut menjadi dewasa.

Dilihat dari jenisnya, metamorfosis dibagi menjadi dua jenis yakni metamorfosis sempurna dan juga metamorfosis tidak sempurna.Metamorfosis sempurna merupakan jenis metamorfosis yang memiliki tahapan sempurna yakni mulai dari fase telur – larva – pupa – imago atau dewasa.Sedangkan metamorfosis tidak sempurna adalah jenis metamorfosis yang melalui tahap dari fase telur – nimfa – tumbuh menjadi dewasa.

Siklus dan Proses Metamorfosis Kupu Kupu

Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai siklus dan proses metamorfosis kupu kupu. Proses metamorfosis kupu-kupu dapat dikatakan cukup panjang dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Secara umum, ada empat tahapan atau proses metamorfosis kupu kupu yakni di mulai dari  ulat atau larva, selanjutnya kepompong dan pada akhirnya menjadi kupu-kupu.

Metamorfosis kupu-kupu adalah termasuk ke dalam jenis metamorfosis sempurna. Untuk lebih jelasnya berikut beberapa tahapan proses dan siklus metamorfosis kupu kupu yang terdiri dari 4 fase atau 4 tahapan.

  • Fase Telur

Fase atau tahapan yang pertama adalah fase telur.Pada umumnya kupu-kupu betina sangatlah pemilih dalam hal memilih tanaman untuk dijadikan tempat menaruh telurnya ini.Hal ini karena alasan utamanya adalah untuk mencarikan calon ulat daun kesukaannya karena pada umumnya setiap kupu-kupu mempunyai daun favoritnya masing-masing.

Secara umum, kupu kupu akan meletakkan telurnya pada bagian ujung atau di bawah daun. Telur kupu-kupu memiliki ukuran sangat kecil, dan biasanya memiliki warna putih.Secara umum, telur kupu-kupu akan menetas dalam waktu 3 hingga 5 hari dan pada saat keluar mereka akan membuat lubang kecil di telur tersebut.

  • Fase Larva (Ulat)

Fase metamorfosis kupu kupu yang kedua adalah  fase larva. Larva merupakan kata lain dari ulat yang nantinya akan menjadi kupu-kupu. Ulat merupakan salah satu hewan yang menjijikkan tak jarang banyak orang yang merasa jijik pada saat melihatnya. Setiap harinya ulat akan memakan daun dan memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Tak hanya itu, pertumbuhan dari ukuran ulat akanmelebih kulitnya sendiri. Sehingga ulat akan berganti kulit secara alami yang mana proses ini disebut juga dengan sebutan molting.

Pada umumnya, ulat akan berganti kulit mulai dari 4 hingga 6 kali. Pada saat larva sudah mencapai ukuran maksimal ia akan berhenti untuk makan. Setelah itu, ia akan mencari tempat berlindung untuk bisa berubah menjadi kepompong.

  • Fase Kepompong (Pupa)

Fase atau tahapan selanjutnya adalah fase larva atau pupa.Larva ini memiliki struktur kulit yang halus, keras dan biasanya berwarna coklat, hijau.Hal ini dilakukan oleh kepompong untuk berkamuflase dengan lingkungan yang ada disekitarnya.Jika kita mengamatinya dari luar fase kepompong atau pupa ini terlihat seperti  sedang beristirahat, namun sejatinya di dalam kepompong tersebut sedang berlangsung proses pembentukan kupu-kupu selama 7 sampai 20 hari tergantung spesies dari kupu-kupu itu sendiri.

  • Fase Kupu – Kupu (Imago)

Setelah melalui waktu beberapa hari, kepompong akan berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah dan cantik. Ketika pertama kali keluar dari kepompong kupu-kupu pada awalnya akanterlihat kusut, kecil, basah, dan terlihat menempel di cangkang kepompong. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan, cairan basah yang ada dan menyelimuti kupu-kupu ketika baru keluar dari kepompong memiliki fungsi untuk membantu pembesaran sayap dan tubuh kupu-kupu selanjutnya.

Cairan yang menyelimuti tubuh kupu-kupu tersebut disebut dengan Hemolymph.Pada umumnya kupu-kupu akan merangkak ke atas dahan untuk pertama kalinya, hal ini bertujuan agar tubuhnya mengering dan sayapnya bisa berfungsi dengan normal. Setelah itu, selanjutnya untuk menunjang pertumbuhannya kupu-kupu dewasa kan mencari bunga untuk menyerap sari atau nektar bunga pada siang hari.

Perilaku dan Makanan Kupu-Kupu

Setelah keluar dari kepompong lebih tepatnya pada umur 5 sampai 6 hari kupu-kupu betina siap untuk melakukan kawin.Pada saat malam hari, kupu-kupu tidak akan menampakkan diri karena kupu-kupu aktif pada pagi dan siang hari. Hewan ini memiliki kemampuan terbang hingga 2 meter diatas tanah hal ini dipengaruhi oleh besar sayap yang dimilikinya.

Pada umumnya kupu-kupu mencari makan secara individu sehingga jangan heran jika kita melihat ada hewan yang berkumpul dalam jumlah yang cukup banyak itu menjadi tanda masuk fase reproduksi. Biasanya pada fase reproduksi ini, jenis kupu-kupu jantan akan mendatangi kupu-kupu betina dan membasahinya. Kemudian, untuk selanjutnya kupu kupu betina akan bertelur dan meletakkan telurnya di atas daun yang di pilih.

Kupu-kupu merupakan hewan yang hidup dengan cara menghisap nektar atau sari pada bunga. Namun, tidak ahanya itu ada juga jenis kupu kupu yang lebih menyukai cairan dari buah-buahan yang telah busuk.Bahkan ada kupu-kupu yang suka menghisap cairan pada bangkai hewan, kotoran, dan pada tanah yang basah.

Pada saat berada di fase ulat, makanan kupu kupu adalah dedaunan.Ulat sangat rakus dalam memakan berbagi jenis daun dari berbagai jenis tanaman tertentu.Jadi, bisa saja pada saat kita melihat ada  kupu-kupu di sebuah tempat, hal ini juga menjadi penanda adanya tumbuhan yang dijadikan inang oleh ulat..

Ciri ciri Kupu-Kupu Umum dan Khusus

Selanjutnya mengenai ciri-ciri kupu kupu secara umum dan khusus.Secara umum, kupu-kupu merupakan jenis serangga yang masuk dalam kategori serangga bersayap sisik atau bahasa ilmiahnya adalah Ordo Lepidoptera.

Oleh karena itu, ciri kupu kupu secara umum adalah terletak  pada sayap-sayapnya yang memiliki warna yang indah.Tidak hanya itu, kupu kupu juga memiliki corak yang menarik perhatian.Warna yang ada pada sayap kupu-kupu berfungsi untuk mengelabui predator.
Sedangkan ciri khusus kupu kupu adalah sebagai berikut.

  • Kupu-kupu pada umumnya memiliki kaki 3 pasang, serta memiliki telapak kaki yang halus.
  • Memiliki perut atau bahasa latinnya adalah Abdomen
  • Kulitnya berasal dari kitin
  • Alat pernapasannya menggunakan Trakea
  • Memiliki mata majemukyang banyak yakni ada kurang lebih sekitar 12.000 mata dengan bentuk seperti belahan bola.
  • Memiliki ukuran sayap yang lebih besar dibandingkan dengan tubuhnya
  • Kupu-kupu dewasa memiliki probosis atau belalai pada bagian mulut yang memiliki fungsi untuk menghisap nektar bunga
  • Hewan ini sering ditemukan ketika pagi dan siang hari, sedangkan pada malam hari jarang ditemukan.
  • Beristirahat dengan caramenegakkan sayapnya.
  • Memiliki warna sayap yang indah dan menarik perhatian.

Begitulah, proses panjang metamorfosis kupu kupu yang dapat kami sampaikan mulai dari ulat yang sangat menjijikkan hingga menjadi seekor kupu-kupu yang sangat indah dan cantik bersama dengan bunga.Semoga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan anda.Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Siklus dan Proses Metamorfosis Kupu Kupu"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel