Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan dari Jenis Karyanya

https://www.pengertianteksprosedur.com/ - Jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai apa itu seni rupa murni dan apa itu seni rupa terapan. Pada saat ini kami akan membahas mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan. Jika dilihat dari pengertian seni rupa murni merupakan hasil karya seni yang dibuat oleh seorang seniman, yang mana fungsi dari seni ini semata-mata hanya untuk dinikmati keindahannya saja.

Pada umumnya seni rupa yang dapat ditemuk ini merupakan hasil karya yang memberikan arti secara simbolik. Jadi dapat disimpulkan bahwa karya seni rupa murni hanya dapat dinikmati keindahannya saja tanpa bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari.

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan dari Jenis Karyanya

Sedangkan seni rupa terapan adalah seni rupa yang hasil karyanya sengaja dibuat untuk membantu kegiatan manusia. Jadi, nilai estetika yang ada di dalamnya sebenarnya tidak terlalu menjadi pertimbangan yang terpenting adalah nilai guna atau fungsi dari hasil seni tersebut.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan perbedaan dari keduanya jika dilihat dari pengertiannya. Untuk lebih jelasnya berikut perbedaan seni rupa murni dan terapan dilihat dari beberapa aspek. Langsung saja mari kita bahas ulasannya.

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan dari Jenis Karyanya

Jika dilihat dari jenis karyanya, seni rupa murni dan terapan memiliki perbedaan sebagai berikut.

Jenis karya seni rupa Murni

Jenis karya seni rupa murnis merupakan suatu kegiatan atas penngolahan unsur-unsur seni rupa misalnya seperti garis,bidang,warna dan tekstur pada bidang dua dimensi. Pada umumnya, jenis seni lukis yang kita kenal biasanya dibuat pada kanvas, jenis seni rupa murni yang seperti ini disebut dengan  seni lukis modern.

Jenis seni rupa Terapan

Sedangkan jenis seni rupa terapan di lihat dari hasil karyanya misalnya seperti pembuatan bangunan gedung, rumah, sekolah. Dalam hal ini arsitektur merupakan salah satu tokoh senimannya.

Sedangkan jenis yang lainnya yang juga termasuk dalam seni rupa terapan adalah dekorasi. Dalam hal ini dekorasi merupakan jenis seni rupa terapan untuk menghias suatu ruangan yang lebih indah daripada yang sebelumnya yang sering kita temui beberapa acara pertunjukan misalnya seperti perkawinan, pameran dan acara lainnya.

Perbedaan dari Fungsinya

Dilihat dari fungsinya, perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah sebagai berikut.
Fungsi Seni Rupa Terapan
Seni Rupa terapan memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Sebagai kebutuhan Pokok

Seni rupa terapan sebagai kebutuhan pokok terdiri dari beberapa hal seperti kebutuhan pangan,
sandang (pakaian) dan papan atau tempat tinggal.

  • Sebagai kebutuhan Sosial

Sedangkan sebagai kebutuhan sosial, seni rupa terapan dapat mengolah kepekaan manusia terhadap lingkungan sekitar dengan hal-hal yang berkaitan dengan keindahan. Dalam hal ini seni rupa terapan memiliki fungsi di bidang keagamaan, ritual kehidupan, sarana pendidikan moral dan sarana ekspresi pribadi.

Fungsi seni rupa Murni

Berbeda dengan seni rupa terapan, seni rupa murni berfungsi untuk memuaskan batin di dalam ciptaannya yang mana jenis seni rupa ini lebih mengutama nilai keindahan. Dalam hal ini seni rupa murni biasanya akan berisikan nilai budaya diapresiasikan pola kelakuan dengan media bidang, titik, garis, bentuk, tekstur, warna, dan gelap terang ditata dengan prinsip tertentu hingga menghasilkan suatu karya yang indah dan bermakna. Pada umumnya, seni rupa murni biasanya akan  mempunyai keunikan atau ciri khas tersendiri.

Perbedaan dari Cara Pembuatannya

Dilihat dari cara pembuatannya perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah sebagai berikut.

Pembuatan seni rupa Murni

Berdasarkan pembuatannya seni rupa murni biasanya akan dibuat dengan menggunakan media seperti kertas, kanvas, dan juga dinding- digunakan pena atau pahatan.

Pembuatan seni rupa Terapan

Seni rupa terapan dapat dibuat dengan menggunakan berbagai macam media misalnya seperti kayu, kertas, dan lain sebagainya. contohnya ukiran yang mana biasanya dibuat untuk memunculkan keindahan pada kursi, meja, pintu dan lain-lain. Anyaman yang dibuat menggunakan rotan dan seni rupa terapan lainnya yang biasanya dibuat dengan menggunakan berbagai jenis bahan material yang terpenting adalah memiliki fungsi dan juga nilai keindahan.

Perbedaan dari Bentuknya

Jika dilihat dari bentunya, perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah sebagai berikut.

Bentuk seni Terapan

Berdasarkan wujud dan ukurannya, karya seni rupa terapan dibagi menjadi dua jenis yakni karya seni terapan dwi matra ( dua dimensi) dan juga karya seni terapan tri matra ( tiga dimensi)

Bentuk Karya Seni Rupa Murni

Sedangkan untuk bentuk karya seni rupa murni juga dibagi menjadi dua jenis yakni karya seni dua Dimensi (ukuran panjang dan lebar) dan juga karya tiga Dimensi dengan (ukuran panjang, lebar dan tebal) atau memiliki ruang.

Perbedaan Dari Ragam Karya Seni

Dilihat dari ragam karya seninya, antara keduanya juga memiliki perbedaan yakni sebagai berikut.

Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan biasanya harus dipertimbangkan dari berbagai aspek, yaitu aspek fungsi, warna, dan teknik reproduksi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, berdasarkan pada ukurannya, karya seni rupa terapan dibedakan menjadi karya seni rupa dua dimensi dan juga tiga dimensi.

Yang mana karya seni rupa dua dimensi memiliki ukuran panjang, lebar,. karya seni rupa contonya seperti seni lukis, seni grafis, dan seni wayang. Sedangakn seni rupa tiga dimensi memiliki ukuran, panjang, tinggi, lebar contohnya seperti karya seni patung, seni bangunan, seni keramik.

Seni Rupa Murni

Sedangkan untuk seni rupa murni salah satu contohnya adalah seni lukis yang merupakan salah satu cabang seni yang berdimensi dua yang menumbuhkancat diatas bidang yang datar dan mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif yang melekat pada lukisan. Pada umumnya seni lukis setiap daerah berbeda tergantung pada seni dan budayanya.

Contoh Seni Rupa Murni dan Terapan

Terakhir kami akan memberikan contoh dari kedua jenis seni rupa tersebut yang membedakannya. Berikut perbedaan seni rupa murni dan terapan menurut contohnya.

Contoh Seni Rupa Murni

Dilihat dari contohnya, berikut contoh seni rupa murni.

  • Lukisan
  • Seni Fotografi
  • Patung
  • Seni Koreografi
  • Grafiti
  • Relief
  • Kaligrafi

Contoh Seni Rupa Terapan

Sedangkan contoh dari seni rupa terapan ada lebih banyak dari seni rupa murni yakni sebagai berikut.

  • Desain Grafis
  • Kria Rotan
  • Kriya Bambu
  • Kriya Kayu
  • Kriya Logam
  • Desain Arsitektur
  • Desain Pakaian
  • Desain Produk
  • Kriya Kulit
  • Ukiran
  • Anyaman
  • Batik
  • Guci dari tanah liat
  • Kerajinan tangan (handycraft)
  • Kerajinan Furniture
  • Keramik
  • Seni tembikar
  • Rumah atau bangunan
  • Dekorasi
  • Sepatu
  • Busana
  • Poster
  • Senjata Tradisional
  • Peralatan Makan
  • Peralatan Dapur
  • Alat Transportasi
  • Meja
  • Kursi

Kesimpulan
Jadi dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah sebagai berikut.

  • seni rupa murni itu hanya dibuat oleh seorang seniman saja, dan dibuat semata-mata hanya untuk dinikmati keindahannya dapat memberikan hasil arti dari simbolik, sedangkan seni rupa terapan dapat di produksi secara massal dan memiliki keutamaan nilai fungsinya.
  • Dibandingakn seni rupa terapan, jenis seni rupa murni memiliki kerumitan tersendiri mulai dari proses pembuatan hingga selesai dan diapresiasikan nilai budaya dan keindahan, sedangkan seni rupa terapan memiliki sifat yang lebih praktis sesuai dengan fungsi atau kegunaan utamanya yakni memenuhi kebutuhan manusia.

Itulah informasi mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan dilihat dari berbagai macam aspek. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan dari Jenis Karyanya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel