Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli dan Jenisnya

https://www.pengertianteksprosedur.com/ - Ketika berbicara dan juga belajar ilmu politik, seringkali kita akan dibingungkan dengan beberapa istilah politik yang berbeda misalnya seperti  demokrasi, tirani, monarki, federasi, aristokrasi, parlementer, oligarki, mobokrasi, konfederasi, presidensial, kesatuan dan istilah lainnya. Beberapa istilah tersebut diantaranya termasuk ke dalam kategori  kekuasaan. 

Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli dan Jenisnya

Namun, apabila kita berbicara mengenai federasi, konfederasi, kesatuan, maka alur pembicaraan kita mengenai bentuk Negara.  Sedangkan, apabila kita membahas mengenai presidensial dan parlementer, maka dapat dikatakan kita sedang berbicara soal bentuk pemerintahan.

Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai apa itu kekuasaan. Pastinya Anda sudah sering mendengar kata ini, namun tahukan Anda pengertian kekuasaan yang sebenarnya? Bagi anda yang masih belum paham dan mengerti tentang kekuasaan, jangan khawatir karena pada artikel kali ini kami akan membahasnya secara lebih detail kepada Anda semua.

Pengertian Kekuasaan Secara Umum

Pertama kami akan membahas mengenai pengertian kekuasaan. Jadi, kekuasaan merupakan suatu kemampuan seseorang atau sekelompok orang dalam mempengaruhi pihak lain agar mereka dapat menuruti keinginan atau maksud si pemberi pengaruh. Pihak pemberi pengaruh dalam hal ini biasanya akan berupa mono, few, atau many.

Sedangkan, apabila jika kita membicarakan masalah persoalan bentuk Negara maka dapat disebutkan bahwa kita sedang membicarakan bagaimana sifat atau hubungan antara kekuasan pusat dengan daerah saat dihadapkan. Jika kita membicarakan hubungan antara pemerintahan pusat dan daera maka kita berbicara mengenai suatu hubungan vertikal.

Jika berbicara mengenai doktrin trias politikan, legistlatif dan eksekutif  merupakan suatu titik keseimbangan dalam hal kekuasaan. Dimana dalam hal ini legistlatif tidak lebih berkuasa dengan eksekutif, sedangkan sebaliknya pihak eksekutif tidak lebih berkuasa dengan legistlatif.  Jadi, maksudnya adalah pihak legistlatif dan eksekutif tidak lebih berkuasa atau tidak lebih tinggi posisinya ketimbang yang lain.

Pada saat membicarakan mengenai hubungan horizontal, maka kita akan menemui titik terang pembicaraan yakni mengenai parlementer, presidensial dan juga campuran keduanya (hybrid).

Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli

Sedangkan beberapa pengertian kekuasaan menurut para ahli adalah sebagai berikut.

  • Max Weber
    Menurut max weber pengertian kekuasaan digunakan sebagai kemungkinan bagi seseorang untuk memaksakan orang-orang lain berperilaku sesuai dengan kehendaknya.
  • Miriam Budiardjo
    Miriam budiardjo menyebutkan bahwa pengertian kekuasaan adalah  kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa, sehingga dengan begitu tingkah laku tersebut akan sesuai dengan keinginan dan tujuannya.
  • R.M. MacIver
    R.M Maclver berpendapat bahwa pengertian kekuasaan dalam hal ini adalah kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain, baik secara langsung (memberi perintah), maupun secara tidak langsung (menggunkan alat dan cara yang tersedia). 
Jenis-Jenis Kekuasaan 

Nah, sekarang anda sudah tahu kan pengertian dari kekuasaan. Berikut akan kami jelaskan mengenai beberapa jenis kekuasaan yang perlu Anda ketahui istilah dan artinya.

  • Monarki dan Tirani
Jenis kekuasaan yang pertama adalah monarki dan tirani. Monarki berasal dari kata 'monarch' yang berarti raja secara etimologi yakni suatu jenis kekuasaan politik di mana saja atau ratu sebagai pemegang kekuasaan dominan Negara (kerajaan). 

Kekuasaan monarki merupakan jenis kekuasaan yang  dipegang oleh satu tangan yang lebih efektif dalam menciptakan stabiltias atau consensus, dalam proses pembuatan kebijakan. Adapun beberapa Negara yang masih menggunakan jenis kekuasaan monarki adalah Inggris, Belanda, Swedia, Luxemburg, Norwegia, Denmark, Muangthai, Belgia, Jepang dan Spanyol.

Walaupun ada beberapa Negara yang hanya menggunakan sistem monarki sebagai symbol saja atau hanya sekedar kepala Negara dan tidak ikut campur dengan sisitem pemerintahan karena tetap diambil alih oleh perdana menteri sebagai kepala pemerintahannya. 

  • Aristokrasi dan Oligarki 
Secara umum jenis kekuasaan monarki baik itu raja atau ratu bergantung pada dukungan yang diberikan para penasihat dan birokrat.Namun, apabila kekuasaan  lebih banyak ditentunkan oleh penasihat dan birokrat maka jenis kekuasaan tidak lagi berada pada satu orang (mono) melainkan berada pada beberapa orang (few).

Jenis kekuasaan aristokrasi sendiri merupakan pemerintahan yang dilkukan oleh sekelompok elit (few) dalam masyarakat. Status elit disini maksudnya adalah mereka yang memiliki status social, kekayaan, dan juga kekuasaan politik yang besar.  

Pada umumnya, ketiga hal tersebut akan dinikmati secara turun-temurun (diwariskan) yakni menurun dari orang tua kepada anak. Jenis kekuasaan aristokrasi sering juga disebut dengan jenis  kekuasaan kaum bangsawan (aristokrasi). 

Bahkan di Negara kita sendiri Indonesia pada saat awal kemerdekaannya dapat dikatakan menganut jenis kekuasaan aristokrasi. Karena pada saat itu terdapat pimpinan nasional jawa yang memiliki latar belakang sebagai aristokrat yakni beberapa tokoh misalnya Sjahrir, Tan malaka, Soekarno, Sultan Abdul Hamid, Sultan Hamengkubowono, Iwa Kusuma Sumantri, dan Kasman Singodimedjo.

  • Demokrasi dan Mobokrasi
Demokrasi merupakan jenis kekuasaan yang dipegang oleh seluruh rakyat, bukan oleh suatu yang dikatakan mono atau few. Secara umum berdasarkan pada sejarah politik, jenis kekuasaan demokrasi dikenal terdiri dari dua kategori yakni kategori demokrasi langsung (Direct democracy) dan demokrasi perwakilan (Representative democracy).

Demokrasi langsung merupakan suatua kekuasaan dimana rakyat yang dapat memerintah dirinya secara langsung tanpa adanya suatu perantara, Jean Jacques Rousseau adalah salah satu dari pendukung demokrasi langsung. Hal ini karena adanya 4 hal yang memungkinkan di laksanakannya demokrasi langsung menurut Rousseau yakni sebagai berikut.

- Jumlah warga Negara yang menganut sistem demokrasi langsung harus kecil 
- Pemilihan dan kemakmuran wajib dibagi secara merata atau hampir merata 
- Secara budaya masyarakat harus bersifat homogen (sama). 
- Akan terpenuhi bagi Negara yang memiliki masyarakat kecil dengan bermata pencaharian sebagai pertanian.

  • Timokrasi 
Pengertian timokrasi Menurut Stanley Rosen merupakan jenis kekuasaan yang pernah disebutkan oleh Socrates seorang filsuf Yunani yang mengartikan bahwa timokrasi menggambarkan suatu resim pemerintahan Negara-kota Sparta.  Yang mana konsep demikian mengacu kepada 'tomcratic man' yaitu suatu hal yang gandrung akan kemenangan dan juga kehormatan. Jenis kekuasaan timokrasi juga terletak pada posisi tengah antara aristokrasi dan juga oligarki. Tidak hanya itu, pengertian timokrasi sering diartikan sebagai aristokrasi yang mengalami kemerosotan ke arah jenis kekuasaan oligarki. 

  • Oldokrasi 
Jenis kekuasaan yang berikutnya adalah oldokrasi yang tidak jauh beda dengan pengertian mobokrasi. Olokgrasi merupakan suatu sitasai Negara dalam anarki massa dimana pemerintahan demikian tidak legal dan konstitusional. 
Namun, meskipun begitu ada kelompok-kelompok massa yang disebut mempunyai senjata atau massa yang besar dengan tujuan mereka ingin memerintah memanfaatkan rasa takut. 

  • Plutokrasi 
Jenis kekuasaan plutokrasi merupakan suatu jenis kekuasaan di mana Negara disetir oleh orang-orang kaya. Jenis kekuasaan ini mirip dengan oligarki. Namun, yang membedakan adalah plutokrasi dapat terjadi jika kalau tercipta suatu kondisi ekstrem ketimpangan antara yang kaya dan juga yang miskin di dalam suatu Negara. 

Penguasa dalam plutokrasi atau disebut dengan plutokrat tidak hanya menguasai sumber dari ekonomi dan juga politik, namun juga menguasai sumber militer (pasukan, senjata, teknologi). Dalam kondisi tertentu pada umumnya secara de facto lebih berkuasa dibandingkan dengan pemerintah resmi.

  • Kleptokrasi 
Jenis kekuasaan kleptokrasi merupakan suatu jenis kekuasaan di mana pejabat publik menggunakan kekuasaannya di publik dengan tujuan untuk mencuri kekayaan negara atau disebut korupsi otomatis.

Kleptokrasi juga disebut sebagai korupsi yang dilakukan oleh aparat atau pejabat tingkat tinggi secara sistematis dengan cara mengalirkan dana publik ke dalam kantong-kantong pribadinya.

Sekian informasi mengenai pengertian kekuasaan baik secara umum dan juga menurut para ahli serta berbagai jenisnya. Semoga menambah wawasan Anda, terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli dan Jenisnya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel