Contoh Paragraf Persuasi dan Pengertian, Ciri dan Jenisnya

https://www.pengertianteksprosedur.com/ - Bagi seseorang yang sudah sering bergelut dengan dunia kepenulisan, tentunya Anda tidak akan asing lagi dengan paragraf persuasi. Bahkan dalam dunia pendidikan pun paragraf persuasi akan Anda jumpai pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, untuk sebagian orang yang baru saja mendengar tentang paragraf persuasi atau bahkan sudah lupa tentang apa itu paragraf persuasi mungkin akan mengingat-ingatnya kembali.

Contoh Paragraf Persuasi dan Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Nah, bagi anda yang masih asing atau lupa dengan apa itu kalimat persuasi, jangan khawatir.  Karena pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai paragraf persuasi.

Pengertian Paragraf Persuasi

Pertama, mari kita dalami apa itu paragraf persuasi. Jadi, pengertian paragraf persuasi adalah sebuah paragraf yang isinya berupa kata-kata ajakan, himbauan, bujukan, atau rayuan kepada pembaca supaya nantinya pembaca mengikuti apa yang dikehendaki oleh penulis.

Ketika membuat paragraf persuasi, Anda membutuhkan beberapa fakta dan bukti yang akurat dan kuat supaya pembaca terpengaruh dengan ajakan Anda dan kemudian melakukan apa yang Anda inginkan karena isinya yang berupa kata-kata ajakan serta himbauan.

Jadi, intinya ketika akan menulis atau membuat paragraf persuasi,  pastikan Anda menyertakan ulasan yang dapat membuat pembaca percaya dengan tulisan atau karangan Anda tersebut. Dengan begitu, ketika pembaca Anda sudah percaya maka pembaca akan mudah diajak untuk melakukan apa pun yang menjadi kehendak Anda.

Dilihat dari segi kontennya, konten tulisan dalam paragraf persuasi sifatnya adalah subjektif. Maksud dari kata subjektif ini adalahisi atau kata-kata dalam paragraf persuasi merupakan murni hasil dari pandangan pribadi penulis mengenai suatu topik.

Tujuan Paragraf Persuasi

Tentunya setiap paragraf yang ditulis dalam suatu tulisan akan memiliki tujuan tertentu, termasuk juga pada paragraf persuasi ini. Adapun tujuan dari paragraf persuasi sendiri adalah untuk mengajak pembaca supaya melakukan apa yang menjadi kehendak dari penulis. Oleh karena itu, dilihat dari tujuannya maka tak jarang paragraf persuasi dipakai seseorang untuk mengajak pembaca supaya membeli suatu produk tertentu atau digunakan untuk mempromosikan sesuatu.

Ciri-ciri Paragraf Persuasi

Sama halnya dengan jenis paragraf lainnya, paragraf persuasi juga memiliki beberapa ciri-ciri atau karakteristik khas yang membuatnya berbeda dengan paragraf yang lain. Berikut beberapa ciri khas karakteristik paragraf persuasi.

  • Konten tulisan dalam suatu paragraf persuasi merupakan suatu kalimat ajakan kepada pembaca. Sesuai dengan tujuannya, yakni agar pembaca mengikuti atau melakukan sesuatu yang menjadi kehendak penulis.
  • Penulisan paragraf persuasi biasanya akan disertai dengan pemaparan berupa data-data, argumen dan fakta yang kuat mengenai sesuatu. Hal ini dilakukan agar pembaca lebih yakin untuk mengikuti apa yang diinginkan penulis.
  • Karena merupakan paragraf yang tujuannya mengajak atau menghimbau, maka di dalam paragraf persuasi biasanya akan terdapat kata-kata ajakan misalnya seperti ‘laksanakanlah’, ‘marilah’, ‘ayo’, dan kata ajakan lainnya.
  • Bahasa yang digunakan dalam paragraf persuasi tidak bersifat kontroversial, karena jika menggunakan bahasa yang demikian bukan malah menghimbau atau mengajak namun nantinya antara pembaca dan penulis tidak terdapat pertentangan.
  • Paragraf persuasi dibuat untuk memunculkan rasa percaya dan rasa yakin kepada pembaca.


Contoh Paragraf Persuasi Beserta Jenisnya

Paragraf persuasi terdiri dari beberapa jenis. Berikut beberapa jenis paragraf persuasi dan contoh paragraf persuasi yang harus anda ketahui.

Contoh Paragraf Persuasi Propaganda

Paragraf persuasi propaganda adalah suatu paragraf imbauan yang disampaikan dengan jelas dan cukup keras untuk membuat pembaca mau mengikut imbauan yang disampaikan. Biasanya Anda akan menemukan paragraf ini pada sejumlah media cetak seperti surat kabar, majalah, atau artikel yang ada di internet.

Baca Juga : Pengertian Teks Prosedur

Paragraf persuasi propaganda ini biasanya akan digunakan ketika akan melakukan kegiatan kampanye. Sedangkan isi kampanye tersebut biasanya akan berisi mengenai informasi atau ajakan yang nantinya memiliki tujuan akhir yaitu supaya pembaca atau pendengar mau menuruti dan melakukan isi dari ajakan kampanye yang dibuat. Untuk lebih jelasnya berikut contoh paragraf persuasi propaganda.

Menyantap mi instan dengan nasi putih secara bersamaan merupakan hal lazim yang biasa dilakukan oleh masyarakat kita. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif hingga dampak terburuk bagi tubuh jika dilakukan terus menerus? Satu hal yang perlu anda ingat dan perlu anda ketahui adalah ternyata  mengkonsumsi mi instan yang dibarengi atau dicampur dengan nasi putih nantinya dapat mengakibatkan obesitas.

Mengapa demikian? Hal ini karena adanya zat karbohidrat dominan yang terkandung pada mi instan dan nasi putih yang dapat membuat perut Anda kenyang dalam waktu sementara. Kemudian setelah itu, anda akan cepat sering lapar, dengan begitu hal ini akan membuat Anda makan lebih banyak dari sebelumnya.

Nah, ketika anda sudah mengalami obesitas. Maka tubuh Anda akan dipenuhi dengan makanan dan lemak yang dapat menimbulkan adanya sejumlah penyakit di kemudian hari, seperti kolesterol, kegemukan, penyakit jantung hingga ginjal.

Oleh karena itu, mulai detik ini mari kurangi kebiasaan konsumsi mi instan yang dibarengi dengan nasi putih untuk mendapatkan tubuh yang sehat serta tidak mudah terserang penyakit.

Contoh Paragraf Persuasi Advertensi

Jenis paragraf persuasi advertensi sering digunakan dalam melakukan kegiatan promosi atau periklanan. Pengertian dari paragraf persuasi advertensi sendiri adalah paragraf persuasi yang biasanya digunakan untuk mengiklankan suatu produk atau untuk kepentingan komersil. Sesuai dengan pengertiannya, tujuan dari persuasi advertensi yakni untuk memperkenalkan sekaligus membujuk pembaca supaya mau membeli produk yang ditawarkan.

Paragraf persuasi advertensi atau  iklan yang baik adalah kalimat persuasi yang dapat merangsang pembaca untuk membeli barang atau produk yang ditawarkan. Sebaliknya, paragraf persuasi yang kurang baik adalah kalimat persuasi yang tidak mampu dan tidak berhasil untuk merangsang pembaca sehingga pembaca tidak memiliki keinginan untuk membeli produk yang ditawarkan.
Berikut contoh paragraf persuasi advertensi yang dapat anda jadikan referensi.

Bagi Anda para perantau yang berkuliah ataupun bekerja tentunya akan sangat membutuhkan tempat tinggal indekos. Namun, seperti yang kita ketahui tidak mudah mencari dan menemukan indekos yang sesuai dengan kebutuhan dan kantong kita di kota-kota besar.

Sehingga tak heran jika sulitnya mendapatkan indekos menjadi kendala sendiri bagi para perantau yang hendak untuk menetap lama di suatu kota baik para perantau yang memiliki kepentingan untuk bekerja maupun untuk kuliah.

Namun, jangan khawatir karena pada saat ini anda dapat menemukan indekos yang sesuai dengan kebutuhan dan budget anda dengan mudah dengan memanfaatkan aplikasi berbasih Android yang bernama indekosku. Adanya aplikasi ini akan membantu Anda untuk menemukan indekos yang nyaman dan tentunya murah di kota yang hendak Anda tuju.

Dengan menggunakan aplikasi ini, anda tidak perlu repot-repot untuk men-survey kota tersebut, sehingga waktu anda akan lebih efektif tentunya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa langsung melakukan negosiasi kepada pemilik indekos jika dirasa kurang cocok. Tak hanya itu, anda juga bisa membayar tagihan kosan juga dengan menggunakan aplikasi yang satu ini.  Jadi, Anda dapat membayar indekos tanpa perlu menunggu tagihan dari pemilik indekos.

Tertarik untuk mencoba aplikasinya? Tentunya aplikasi indekos ini akan sangat membantu Anda dalam mencari indekos ataupun bagi para pemilik indekos yang hendak menyewakan indekos mereka.

Yuk, segera install aplikasi ini untuk menggunakan dan merasakan manfaatnya!
Sekarang anda sudah tahukan pengertian, tujuan, jenis dan contoh paragraf persuasi seperti apa? Sekian informasi mengenai paragraf persuasi ini, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Contoh Paragraf Persuasi dan Pengertian, Ciri dan Jenisnya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel