Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

https://www.pengertianteksprosedur.com/ - Pada saat berada di bangku sekolah hingga bangku kuliah pasti Anda akan mendapatkan mata pelajaran atau mata kuliah bahasa Indonesia. Disana Anda akan diajarkan bagaimana cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar baik dalam bentuk tulisan ataupun pada saat berbicara menggunakan bahasa Indonesia secara formal.

Nah, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia ada banyak materi yang diberikan salah satunya adalah materi mengenai jenis-jenis teks dalam bahasa Indonesia. Ada banyak jenis teks yang akan Anda pelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia ini mulai dari teks anekdot, teks prosedur, teks eksposisi,teks persuasif, teks negosiasi, teks diskusi, teks ulasan, teks deskripsi, teks editorial, teks eksplanasi dan jenis teks bahasa Indonesia yang lainnya.

Banyak sekali ya jenis teks dalam bahasa Indonesia, namun pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai teks eksplanasi secara lengkap dan detail mulai dari pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi, kaidah kebahasaan teks eksplanasi, jenis-jenis teks eksplanasi hingga contoh teks eksplanasi selengkap mungkin.

Kami yakin bahwa Anda pasti sudah pernah mendengar mengenai teks eksplanasi. Pada umumnya, teks eksplaniasi akan kita jumpai pada saat Anda memasuki kurikulum 2013.  Dimana penjelasan mengenai teks eksplanasi tersebut dibahas pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII atau kelas 7 SMP.

Banyak yang sangat penasaran dan tertarik dengan jenis teks ekplanasi ini dan tak jarang juga banyak yang masih belum paham dengan jenis teks yang satu ini. Tak hanya itu, mengingat teks eksplanasi ini masih tergolong baru sehingga masih jarang orang yang mengetahui tentang teks eksplanasi.  Bahkan selain itu juga masih belum banyak buku referensi yang terkait dengan penjelasan teks eksplanasi secara detail dan lengkap.

Padahal seperti yang kita ketahui, jenis teks ekplanasi ini sangatlah menarik apabila dikupas lebih mendalam lagi pada mata pelajaran bahasa Indonesia sama dengan jenis teks bahasa Indonesia yang lainnya. Oleh karena itu, bagi Anda pelajar ataupun mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang teks eksplanasi ada baiknya untuk mengetahui lebih lanjut mengenai teks bahasa Indonesia yang satu ini. Langsung saja yuk kita simak ulasan lengkap tentang teks eksplanasi pada artikel berikut ini.

Pengertian Teks Eksplanasi

Mungkin masih banyak orang yang bertanya tentang sebenarnya, apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi atau yang disebut juga dengan explanatory text. Jadi, menurut etomologi pengertian teks eksplanasi berasal dari bahasa Inggris yakni explanation yang artinya penjelasan atau keterangan akan suatu hal.

Sedangkan menurut istilah pengertian teks eksplanasi merupakan suatu teks atau paragraf yang berisikan informasi guna menjelaskan tentang suatu proses atau tahapan ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ suatu kejadian, fenomena ataupun peristiwa yangberkaitan dengan ilmu pengetahuan alam, ilmiah, sosial, dan budaya itu bisa terjadi di dalam kehidupan.

Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

Jadi, dalam setiap peristiwa di sekitar kita tentunya ada proses dan hubungan sebab-akibat yang terjadi dan dapat dijelaskan secara ilmiah atas segala hal yang berkaitan dengan peristiwa lainnya. Sehingga tak heran jika di dalam explanatory text atau teks eksplanasi ini anda akan mendapatkan penjelasan tentang hubungan sebab-akibat tersebut dengan menggunakan aspek “mengapa” dan “bagaimana” suatu peristiwa terjadi.

Pengertian teks eksplanasi juga dijelaskan oleh pendapat yang lainnya yang mengatakan bahwa teks eksplanasi merupakan suatu paragraf atau teks yang berisikan dan menjelaskan informasi mengenai proses terjadinya suatu fenomena atau peristiwa baik itu fenomena alam, peristiwa yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, serta peristiwa atau fenomena tentang kehidupan sosial dan budaya. Tak heran jika salah satu jenis teks bahasa Indonesia ini sering ditemukan dalam buku-buku sains, geografi dan sejarah.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya tujuan teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan tentang “mengapa” dan “bagaimana” suatu fenomena atau peristiwa yang berkaitan dengan alam, sosial, budaya dan ilmu pengetahuan bisa terjadi. Contoh teks eksplanasi dapat Anda temukan dalam tulisan atau artikel mengenai dampak global warming, peristiwa meletusnya gunung merapi, dan tulisan yang lainnya.


Pengertian Teks Ekplanasi Menurut Para Ahli

Selain pengertian teks eksplanasi secara umum baik secara istilah dan secara etimologis yang sudah dijelaskan diatas. Ada juga pengertian teks eksplanasi dari beberapa ahli bahasa yang menyampaikan pendapat. Berikut ini beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian teks eksplanasi.
  • Menurut Restuti ( 2013:85 )
Pengertian teks eksplanasi menurut ahli bahasa yakni Restuti adalah sebuah teks yang menjelaskan atau menerangkan tentang proses atau fenomena alam maupun sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
  • Menurut The Contemporary English-Indonesian Dictionary
Sedangkan definisi teks eksplanasi atau explanation teks menurut The Contemporary English-Indonesian Dictionary adalah sebuah teks yang berisi mengenai proses-proses yang memiliki hubungan dengan fenomena-fenomena alam yang terjadi. Selain itu juga fenomena sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya.
  • Mahsun ( 2013: 189 )
Terakhir pendapat dari ahli bahasa yang bernama Mashun menyebutkan bahwa teks Eksplanasi merupakan sebuah teks yang  disusun dengan berdasarkan pada struktur yang terdiri atas bagian-bagian. Adapun bagian-bagian tersebut memperlihatkan mulai dari bagian pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), hingga interpretasi atau penutup.


Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Sama seperti jenis teks yang lainnya, tentunya setiap teks memiliki karakteristik atau ciri-ciri masing-masing yang membedakannya dengan jenis teks yang lainnya.Nah,karakteristik atau ciri-ciri teks eksplanasi atau explanatory ini memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan jenis teks lainnya.

Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

Berikut ini karakteristik atau ciri teks eksplanasi yang membedakannya dengan jenis teks lainnya agar Anda tahu teks yang dapat digolongkan menjadi teks eksplanasi.
  • Informasi dalam Teks Berupa Fakta
    Ciri teks eksplanasi yang pertama adalah semua informasi yang disampaikan di dalam teks eksplanasi ini dibuat dengan berdasarkan pada fakta (faktual) tanpa adanya tambahan opini dari penulis.
  • Topik yang Dibahas adalah Fenomena
    Adapun topik yang dibahas atau topic yang diangkat di dalam teks eksplanasi merupakan suatu fenomena yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan atau bersifat ilmiah.
  • Teks Bersifat Informatif
    Jenis teks yang ada dalam teks eksplanasi atau explanation teks  ini bersifat informative. Jadi, intinya isi teks eksplanasi tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk mempercayai hal-hal yang dibahas karena dibuat memang didasarkan pada faktual.
  • Terdiri dari 3 Struktur Teks
    Sama seperti jenis teks yang lainnya, teks eksplanasi juga terdiri dari struktur teks yang terdiri dari beberapa bagian. Adapun struktur teks yang ada dalam teks eksplanasi terdiri dari tiga jenis, yaitu yang pertama pernyataan umum, kemudian kedua berupa deretan penjelas atau sebab-akibat, dan bagian terakhir adalah penutup atau interpretasi.
  • Menggunakan Sequence Markers
    Dalam teks eksplanasi penjelasan yang ada di dalamnya menggunakan sequence markers. Hal ini ditandai dengan penggunaan kata seperti Pertama, Kedua, Ketiga, dan lainnya.

Itulah beberapa ciri teks eksplanasi yang perlu Anda ketahui agar ketika menemukan suatu teks Anda  benar-benar bisa mengetahui bahwa teks tersebut adalah teks eksplanasi.

Selain itu, ciri utama dari teks eksplanasi adalah teks tersebut juga tidak berusaha memperngaruhi pembaca untuk mempercayai hal yang dibahas di dalam teks karena tujuan utama dari sebuah teks eksplanasi hanyalah untuk menyampaikan informasi yang bersifat informatif.


Struktur Teks Eksplanasi

Sama seperti setiap jenis teks yang tentunya memiliki sebuah struktur di dalamnya. Begitu juga teks eksplanasi yang juga memiliki struktur dalam teks yang  memang sangatlah berpengaruh terhadap teks yang akan disajikan. Tanpa adanya sebuah struktur tentu teks yang akan dibuat tersebut akan sukar untuk dipahami. Bahkan tidak akan terkondisikan dengan baik.

Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di dalam teks eksplanasi atau explanatory text terdapat 3 bagian struktur. Yang mana ketiga strukutur ini berperan dalam membangun teks ini sehingga menjadi satu kesatuan. Adapun struktur teks eksplanasi menurut yang disampaikan oleh Mahsun (2013) adalah  sebagai berikut:
  • Pernyataan Umum
Menurutnya struktur eksplanasi pada bagian pernyataan umum ini berisi atau memuat informasi tentang penjelasan umum mengenai suatu topik atau peristiwa yang dibahas dalam teks eksplanasi. Pada bagian pernyataan umum ini Anda bisa mengisi informasi berupa pengenalan atau penjelasan singkat tentang suatu peristiwa atau fenomena yang sedang terjadi.

Penjelasan umum yang ada dan dituliskan dalam teks eksplanasi ini yakni berupa gambaran secara umum tentang suatu peristiwa apa, mengapa dan bagaimana proses atas peristiwa atau fenomena tersebut bisa terjadi.

  • Deretan Penjelas
Pada bagian deretan penjelas menurut Mashun berisikan tentang informasi mengenai sebab-akibat suatu peristiwa atau fenomena itu bisa terjadi. Jadi, pada bagian penjelas ini dapat dikatakan bahwa terdapat informasi yang menjelaskan mengapa suatu peristiwa atau fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa saja terdiri dari lebih dari satu paragraf.

Bagian deretan penjelas ini disusun sedemikian rupa secara rinci untuk dapat menjelaskan dan mendeskripsikan penyabab dan akibat dari sebuah fenomena seperti bencana alam secara berurutan dari awal hingga akhir.

  • Interpretasi
Interpretasi merupakan teks penutup yang sifatnya opsional dan bukan suatu keharusan. Jadi, dalam teks penutup atau interpretasi ini biasanya akan menjelakan mengenai intisari atau kesimpulan dari suatu pernyataan umum dan deretan penjelas teks sebelumnya. Sifat teks interpretasi sangat opsional bisa berupa tanggapan ataupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada di dalam teks interpretasi tersebut.


Skematik Teks Eksplanasi

Jadi, dari penjelasan mengenai struktur teks eksplanasi yang sudah dijelaskan diatas. Dapat disimpulkan bahwa skematik eksplanasi secara lebih singkat adalah sebagai berikut ini.
  • General Statement
Dalam bagian general statement ini hanya berisikan satu statemen umum tentang suatu topik. Yang mana satu topic tersebut akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya terjadinya, proses terbentuknya, dan proses yang lain sebagainya sehingga membentuk suatu topik peristiwa.

General statement yang ada dalam teks eksplanasi ini haruslah bersifat ringkas, menarik, dan jelas. Sehingga pada bagian ini saja teks eksplanasi yang dibuat mampu membangkitkan minat pembaca untuk membaca detailnya.
  • Sequence of explanations
Bagian skematik teks eksplanasi yang berikutnya adalah sequence of explanations. Bagian teks eksplanasi ini akan berisi tentang detail penjelasan proses keberadaan dan proses terjadinya suatu peristiwa. Sehingga bagian teks eksplanasi yang satu ini akan sangat relatif untuk menjawab pertanyaan how, yang jawabannya berupa statemen atau declarative sentence pada teks eksplanasi.

Pada umumnya penggunaan kata yang ada dalam sequence markers adalah menggunakan kata berupa tahapan seperti  pertama, kedua, ketiga, dsb. atau pertama, berikutnya, terakhir. Hal ini dilakukand dengan tujuan untuk memungkinkan dalam mengingat proses perlu dijelaskan bertahap.

  • Closing
Skema teks eksplan yang terakhir adalah closing atau penutup yakni suatu paragraf dalam teks yang berisi tentang kesimpulan atau statemen tentang topik/proses yang dijelaskan secara lebih rinci pada bagian sebelumnya.

Baca Artikel ini : Pengertian Teks Prosedur


Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Pada setiap jenis teks tentunya memiliki kaidah kebahasaan yang membuatnya berbeda dan unik denagan jenis teks yang lainnya. Bahkan dapat dikatakan bahwa antara kebahasaan teks satu dengan teks yang lain itu berbeda. Perbedaan kaidah kebahasaan dalam teks bahasa Indonesia memang penting dan perlu adanya karena dengan adanya kebahasaan ini maka pembaca akan bisa dengan mudah menebak jenis teks apakah yang dibaca.

Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

Nah, bagi Anda yang masih belum tahu bagaimana kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai beberapa kaidah kebahasaan teks eksplanasi yang membedakannya dengan jenis teks yang lainnya.
  • Kaidah kebahasaan dalam teks eksplanasi mengendung istilah ilmiah.
  • Pembahasan yang ada dalam teks ekplanasi pada umumnya bersifat hal-hal yang umum. Dalam teks tersebut juga tidak mengikutsertakan partisipan tentang manusia. Contohnya misal topik mengenai gempa bumi, tsunami, gunung meletus, badai, dan lain-lain.
  • Tata cara penulisan yang ada dalam teks eksplanasi pada umumnya akan dibuat sesuai dengan peristiwa yang benar-benar sesuai fakta atau kenyataan yang ada dan terjadi pada peristiwa tersebut.
  • Kalimat yang digunakan atau yang dipakai dalam teks eksplanasi adalah kalimat pasif
  • Dalam suatu teks eksplanasi pada umumnya akan terkandung kata konjungsi kausal dan waktu
  • Pemakaian kata kerja yang ada dalam teks eksplanasi biasanya lebih sering relasional dan material
  • Penulisan teks eksplanasi dalam kaidah bahasa Indonesia memiliki tujuan untuk menjustifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan secara kausal itu benar adanya.

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Sama seperti jenis teks Bahasa Indonesia yang lainnya, teks eksplanasi juga terdiri dari beberapa macam atau jenis. Hal ini juga dijelaskan dalam NWS Departement School and Education (2012), terdapat empat jenis teks eksplanasi atau explanatory text. Adapun jenis-jenis teks eksplanasi dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut ini.
  • Teks Eksplanasi Sequential
Jenis teks eksplanasi yang satu ini merupakan suatu jenis teks eksplanasi yang menjelaskan rincian tahapan suatu fenomena atau peristiwa yang terjadi. Adapun contoh dari teks eksplanasi jenis ini misalnya seperti urutan siklus kehidupan rantai makanan.

  • Teks Eksplanasi Kausal
Jenis teks eksplanasi yang berikutnya adalah teks eksplanasi kausal yakni jenis teks eksplanasi yang menjelaskan mengenai asal-muasal atau penyebab terjadinya perubahan dalam suatu hal secara bertahap. Contoh dari jenis teks eksplanasi yang satu ini misalnya adalah proses terjadinya tanah longsor, banjir, atau fenomena alam yang lainnya.

  • Teks Eksplanasi Teoritis
Sesuai dengan namanya jenis teks eksplanasi yang satu ini merupakan jenis eksplanasi yang berisi tentang spekulasi kemungkinan yang bisa terjadi di balik suatu fenomena alam tertentu yang ada di sekitar kita. Contohnya misalnya seperti fenomena terjadinya letusan gunung merapi mungkin memicu terjadinya bencana alam lain yang dahsyat.

  • Teks Eksplanasi Faktorial
Jenis teks eksplanasi factorial merupakan suatu jenis teks eksplanasi yang menjelaskan tentang efek serta hasil dari suatu proses. Contoh dari jenis teks eksplanasi Faktorial misalnya efek terjadinya kolonialisasi.


Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Struktur dan Jenisnya

Setelah Anda mengetahui apa itu teks eksplanasi, strukstur, ciri-ciri, kaidah kebahasaan hingga jenis-jenis teks eksplanasi. Berikut ini akan kami jelaskan secara lebih lengkap mengenai contoh teks eksplanasi secara singkat dan lengkap dengan strukturnya.

Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap

Dengan begitu Anda akan lebih mengerti dan paham tentang teks eksplanasi. Langsung saja mari kita simak beberapa contoh teks eksplanasi lengkap dengan strukturnya berikut ini.


Contoh Teks Eksplanasi tentan Fenomena Alam

Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan suatu fenomena alam yang terjadi yakni berupa suatu guncangan yang disebabkan oleh adanya suatu pergerakan lapisan batu bumi. Getaran yang terjadi ini berasal dari dasar permukaan bawah bumi. Sehingga hal tersebut menyebabkan adanya guncangan yang terjadi pada daerah-daerah tertentu yang sering mengalami guncangan gempa bumi. Daerah yang mengalami guncangan tersebut pada umumnya merupakan suatu daerah gunung berapi aktif dan daerah di sepanjang lautan luas.

Deretan Penjelasan Sebab Akibat Gempa Bumi:
Gempa bumi yang terjadi disebabkan karena adanya suatu gerakan atau pergeseran lapisan dasar bumi yang dapat disebabkan oleh meletusnya gunung berapi yang begitu kuat, sehingga pada akhirnya menyebabkan gempa bumi.

Selain itu, terjadinya gempa bumi biasanya berlalu begitu cepat  dan juga efeknya sangat terasa begitu kuat terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Getaran yang terjadi akibat gempa bumi yang sangat kuat dan menyebar ke semua penjuru arah ini pada akhirnya bisa saja membuat semua bangunan menjadi rata. Bahkan kejadian fenomena gempa bumi tersebut bisa saja  membawa korban jiwa.

Nah, menurut penyebab terjadinya gempa bumi dapat disimpulkan bahwa ada 2 jenis untuk penggolongan gempa bumi yakni gempa vulkanik dan juga gempa tektonik. Yang mana penyebab terjadinya kedua jenis gempa bumi tersebut berbeda-beda.

Penyebab terjadinya gempa vulkanik merupakan suatu gempa yang pada umumnya akan disebabkan oleh meletusnya gunung berapi yang memiliki ukuran besar meletus. Pada umumnya gempa vulkanik jarang terjadi apabila dibanding dengan gempa tektonik karena gunun meletus sangat jarang sekali terjadi.

Sedangkan gempa tektonik biasanya teradi akibat lunaknya lapisan kerak bumi yang bisa mengalami pergerakan maupun pergeseran. Hal ini juga disebutkan dalam suatu teori tektonik plate yang menjelaskan bahwa terdapat beberapa lapisan buatan yang menjadi bagian dari bumi kita. Nah, nantiya kebanyakan daerah yang memiliki lapisan kerak ini nantinya akan hanyut hingga mengapung di suatu lapisan, sama halnya seperti salju.

Pergerakan lapisan ini sangat begitu pelan, sehingga membuat antara lapisan satu dengan lainnya bertabrakan dan menjadi terpecah-pecah. Hal inilah yang bisa menjadi penyebab terjadinya gempa bumi tektonik terjadi di beberapa daerah yang ada di sekitar kita.

Intrepretasi Teks Eksplanasi Gempa Bumi
Gempa bumi bisa terjadi di waktu kapan saja tanpa mengenal musim. Namun, walaupun begitu gempa bumi pada umumnya akan sering terjadi di area-area tertentu saja. Misalnya saja pada perbatasan plat pacifik yang berisiko terkena gempa bumi tektonik ataupun gempa bumi vulkanik. Hal ini karena sebagian besar area yang ada disekitar tersebut dikelilingi gunung berapi. Maka dari itu, tak heran jika para ahli menyebut tempat tersebut dengan nama lingkaran api.


Contoh Teks Eksplanasi Tentang Bencana Alam

Gunung Meletus
Pernyataan Umum tentang Gunung Meletus :
Gunung meletus pada umumnya terjadi karena disebabkan  oleh adanya suatu endapan berupa magma yang ada didalam perut bumi. Adanya gas yang ada di dalam perut bumi inilah yang sewaktu bisa bisa menyembur dengan kekuatan yang luar bisa sangat besar.

Letusan gunung berapi merupaka salah satu fenomena alam yang biasa disebut dengan bencana alam yang sangat besar dan luar biasa. Gunung berapi juga ternyata tercipta dari suatu letusan-letusan yang hebat. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali gunung berapi yang masih aktif.

Adapun daftar gunung berapi aktif yang ada di Indonesia di antaranya misalnya seperti gunung Krakatau, gunung Merapi yang paling tinggi di pulau Jawa, Gunung Tambora, Gunung Kerinci, gunung Toba dan masih banyak lagi gunung berapi yang lainnya yang berpotensi meletus.

Runtutan Penjelasan Sebab Akibat tentang Gunung Meletus:
Pada umumnya, gempa bumi terjadi disebabkan karena adanya hubungan secara langsung dengan batas lempeng bumi, yang mana sebagian besar aktivitas gunung berapi tersebut memiliki hubungan dengan zona kegempaan yang masih aktif. Biasanya salah satu tanda yang dapat diketahu dan dikenali sebelum terjadinya fenomena gunung meletus adalah adanya aktivitas misalnya seperti perubahan suhu dan tekanan yang signifikan pada batas lempeng bumi.

Sehingga terjadinya hal tersebut dapat mengakibatkan berbagai material batuan yang ada di sekeliling gunung yang akan meletus tersebut bisa meleleh. Nah, secara umum biasanya orang-orang akan menyebutnya sebagai magma atau cairan pijar yang keluar dari dalam gunung berapi. Tidak hanya itu, material-material yang ada di dekat gunung berapi tersebut akan di instruksi oleh magma melalui rekahan-rekahan yang perlahan akan mendekati permukaan bumi.

Nah, magma atau caiaran pijar yang ada dan terbentuk didalam perut bumi ini memiliki suhu yang sangat panas sekali. Tidak hanya itu, bahkan adanya  material-material, gas-gas tersebut juga dapat  dikirimkan atau juga dapat keluar. Sehingga gas-gas tersebut dapat bercampur dengan magma yang ada didalam perut bumi. Menurut penelitian, pembentukan magma yang ada dalam perut bumi atau gunung berapi ini memiliki kedalaman sekitar 60 hingga 120 km dari  bawah permukaan bumi.

Sedangkan kondisi yang ada di sekeliling kawah juga akan terdapat sebuah magma yang mengandung gas. Nah, magma yang ada dalam perut gunung berapi ini pada umumnya berada di bawah tekanan batu-batuan.

Nah, akibat adanya tekanan dari batu-batuan tersebutlah maka hal tersebut membuat terjadinya gunung meletus yang mengeluarkan magma yang ada di dalamnya. Selanjutnya magma yang awalnya berada dalam perut bumi atau di dalam gunung berapi tersebut akan mengalir keluar dari perut gunung menuju keluar permukaan bumi.

Gas dan magma yang keluar dari dalam perut bumi tersebut terjadi dalam waktu yang bersamaan dengan ledakan sehingga akan menciptakan sebuah lubang. Lubang akibat terjadinya ledakan gunung meletus ini biasa disebut sebagai lubang utama. Dimana dari lubang inilah biasanya akan banyak materi-materi vulkanik di semburkan dan dikeluarkan termasuk magma yang menadi lava setelah keluar dari pertu bumi.

Pada saat semburan gunung meletus sudah selesai, pada umumnya akan terlihat bentuk seperti mangkok yang ada di area puncak gunung berapi, dimana sebenarnya mangkok yang ada di atas gunung merapi ini merupakan sebuah kawah. Dan, lubang utam yang sudah kami jelaskan sebelumnya tersebut yang menjadi pusat semburan berada pada dasar kawah gunung tersebut.

Terjadinya letusan gunung berapi ini dapat mengakibatkan efek yang positif dan juga efek negatif bagi masyarakat yang ada disekitanya. Yang mana, dampak positif dari letusan gunung berapi adalah letusan yang terjadi dari gunung berapi bisa membuat tanah yang ada disekitarnya menjadi lebih subur. Tidak hanya itu, material-material yang ada dalam perut bumi pun juga bisa digunakan sebagai mata pencaharian masyarakat sekitar gunung. Pada umumnya, masyarakat akan menggunakannya sebagai sumber daya air dan wisata alam enegri panas bumi.

Sedangkan untuk dampak negative terjadinya letusan gunung berapi terdiri dari efek langsung maupun efek tidak langsung yang dapat dirasakan oleh semua makhluk hidup yang ada disekitarnya. Untuk efek langsung gunung meletus biasanya akan berupa marabahaya yang dapat mengancam hidup makluk hidup. Hal ini karena gunung berapi yang meletus biasanya akn mengeluarkan gas beracun, awan panas, serta jatuhan piroklastik ke lingkungan sekitarnya.

Sedangkan efek tidak langsung yang dapat dirasakan ketika gunung api meletus misalnya seperti adanya hujan lahar, rusaknya area perkebunan, serta menimbulkan aneka macam penyakit contohnya seperit penyakit saluran pernapasan akibat abu vulkanik yang dikeluarkan dari dalam gunung berapi sehingga tak heran masker banyak dibutuhkan pada kondisi seperti ini.

Interpretasi Teks Eksplanasi:
Oleh karena itu, bahkan hingga saat ini gunung meletus adalah salah satu fenomena atau bencana alam yang sangat mengerikan bagi kehidupan masyarakat sekitar gunung. Bahkan satu hal penting yang harus Anda ketahui bahwa kehebatan dari letusan gunung berapi juga bisa memecah pulau dan menciptakan danau.


Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial

Setelah memberi contoh teks eksplanasi berupa fenomena alam yang terjadi, agar Anda lebih paham lebih jelas lagi berikut ini akan kami berikan contoh teks eksplanasi tentang fenomena sosial yang biasa terjadi di lingkungan sekitar kita lengkap dengan struktur teks eksplanasinya.
Sampah

Pernyataan umum :

Hal pertama yang harus Anda ketahui sebelum memabahas mengenai salah satu fenomena sosial yang sering terjadi disekitar kita ini adalah pengertian dari sampah itu sendiri. Sebenarnya apa yang dimaksuk dengan sampah? Ya, pengertian dari sampah itu sendiri merupakan suatu benda yang sudah tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat. Keberadaan dari adanya sampah yang ada disekitar kita ini tentunya akan sangat mengganggu kesehatan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Sampah sendiri terdiri dari berbagai macam jenis lebih tepatnya terdiri dari 2 jenis sampah yakni sampah organik dan sampah non-organik. Kedua jenis sampah tersebut tentu berbeda bahkan harusnya dipisahkan pada saat kita hendak membuang sampah. Sampah organik merupakan jenis sampah yang bisa dengan mudah terurai oleh bakteri sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa dimusnahkan oleh baketeri.

Contoh dari sampah organik itu sendiri misalnya seperti aneka sayuran, daun-daun yang sudah kering, serta berbagai jenis makanan yang sudah menjadi bekas. Bahkan sampah organik ini memiiki banyak manfaat yang sangat berguna. Contoh manfaat atau kegunaan dari sampah organik yaitu sampah organik dapat dijadikan sebagai pupuk kompos atau pupuk bagi tumbuhan. Sedangkan berbeda dengan sampah non-organik yang tidak dapat mudah diuraikan oleh bakteri dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Contoh dari sampah non-organik itu sendiri misalnya seperti plastik, botol kaleng dan jenisnya.

Namun walaupun sulit untuk terurai, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi keberadaan sampah non-organik yang ada disekitar kita ini misalnya dengan diolah atau didaur ulang. Ternyata benda-benda dari sampah nono-organik tersebut dapat dijadikan sebuah benda atau barang yang memiliki nilai jual yang amat tinggi.

Runtutan penjelasan sebab akibat:

Sampah dapat dikategorikan sebagai salah satu fenomena sosial yang  sering kali kita jumpai di sekitar lingkungan masyarakat yang ada di sekitar kita. Jadi, sebenarnya awal mula munculnya sampah ini yakni  sampah-sampah biasa berserakan di sekeliling kita. Yang mana adanya sampah yang berserakan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitarnya. Contoh dari dampak negatif dari adanya sampah sebagai fenomena sosialnya misalnya memicu terjadinya tanah longsor, banjir, dan bisa menjadi sumber penyakit.

Jika sampah-sampah yang ada disekitar kita terus diabaikan dan menumpuk maka bukan tidak mungkin hal tersebut bisa menimbulkan sesuatu yang tidak enak.  Seperti munculnya berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang ada di dalam sampah dan juga dapat membuat udara di sekitarnya akan tercemar dan menimbulkan berbagai jenis penyakit kronis seperti muntaber dan DBD.

Bahkan yang lebih parahnya lagi, sampah yang dibiarkan berserakan juga dapat menimbulkan berbagai bencana yang besar misalnya seperti bencana alam banjir hingga yang lebih parah lagi adalah  tanah longsor.

Sampah yang menumpuk dan dibuang disekitar aliran sungai oleh masyarakat yang biasanya melemparkan sampak ke sungai. Secara perlahan lama kelamaan juga dapat membuat sungai menjadi terhambat alirannya. Seiring berjalannya waktu, perlahan-lahan air sungai tersebut akan meluap, dan hasil dari luapan air sungai ini tentunya akan menyulitkan kita dalam melaksanakan kegitaan dan segala rutinitas dan bahkan dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor jika dibiarkan.

Interpretasi:
Jika kita memiliki kebiasaan membuang sampah secara sembarangan kedepannya bukan tidak mungkin akan banyak sekali dampak negative yang akan ditimbulkan dari tindakan tersebut. Oleh karena itu, sebagai makhluk sosial dan juga sebagai masyarakat yang memiliki keinginan untuk hidup sejahtra untuk kedepannya mari kita bersama-sama menjaga lingkungan yang ada di sekitar kita.

Kita bisa mengawalinya dengan suatu hal yang kecil, misalnya seperti membiasakan diri untuk  membuang sampah di tempatnya. Untuk Jenis sampah organik kita dapat mengolahnya menjadi suatu hal yang bermanfaat seperti dibuat kompos atau pupuk bagi Tumbuhan. Sedangkan untuk sampah non-organik yang ada disekitar kita jangan dibuang sembarangan, kita bisa mengolahnya kembali menjadi sebuah barang kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi yang tentunya juga akan bermanfaat dan berguna sekali.


Contoh Teks Eksplanasi Tentang Pelangi

Pelangi
pernyataan umum:
Pelangi atau dalam Bahasa Inggris biasa disebut dengan Rainbow merupakan suatu peristiwa optik atau meterologi yang diwujudkan dengan cahaya yang memiliki macam-macam warna parallel antara warna yang satu dengan warna yang lainnya di langit atau media yang lainnya.

Pelangi pada umumnya terjadi pada saat terjadi hujan ringan dilangit. Kita akan melihat semburan cahaya warna warni yang mana cahaya tersebut disebut dengan nama pelangi dan cahaya tersebut menuju cakrawala. Tidak hanya itu, warna pelangi yang indah biasanya juga dapat kita lihat di sekitar air terjun.

Uraian penjelasan:
Pada umumnya, terciptanya pelangi yang ada di cakrawala langit tersebut melalui empat siklus. Di antaranya yang pertama yaitu akibat terjadinya pembiasan sinar matahari. Kemudian terciptanya warna pelangi dari matahari akibat terjadinya pembiasan tersebut akan dibelokkan menuju arah lain dari satu medium menuju medium yang lain oleh tetesan air yang terdapat di atmosfer bumi pada saat itu.

Nah, lalu tetesan air tersebut ini dilewati oleh sinar matahari. Sehingga pada saat tetesan air tersebut dilewati oleh cahaya matahari, maka akan terbentuklah cahaya yang dibiaskan dengan warna-waran indah yang tercipta dan terpisah secara sendiri-sendiri.

Secara umum pembelokkan cahaya yang terjadi tersebut dan menciptakan masing-masing dari warna pelangi tersebut akan dibelokkan dengann sudut yang berbeda. Sehingga dari pembelokan cahaya yang terjadi inilah dapat menghasilkkan warna-warni yang memukau yang ada pada pelangi.

Selanjutnya mengenai terciptanya warna-warna pelangi. Warna ungu pada pelangi adalah warna yang pertama kali dibelokkan, sementara warna merah yang ada pada pelangi merupakan warna yang terakhir dibelokkkan. Setelah itu, kemudian selanjutnya akan disusul dengan aneka warna pelangi yang lain yakni seperti  warna kuning, jingga, hijau, biru dan nila yang akan membentuk pelangi yang indah. Dari fenomena tersebut inilah makanya kita bisa mengamati warna pelangi yang lengkap, hal ini terjadi karena adanya geometri optik ketika proses penguraian warna.

Kita bisa melihat fenomena pelangi pada saat terjadi hujan ringan yang bersamaan dengan munculnya sinar matahari. Namun, pastikan Anda melihatnya dari arah yang berlawanan dengan kita. Jadi, keberadaan kita untuk bisa melihat matahari harus ada di antara tetesan air dan matahari yang mana posisi matahari berada di belakang kita. Intinya pusat busur pelangi yang akan kita lihat dengan mata kita harus berada pada satu gais lurus.


Contoh Teks Eksplanasi Sosial

Selanjutnya kami akan memberikan contoh teks eksplanasi sosial yakni sebagai berikut ini.

Pengangguran

Selain masalah sampah, salah satu permasalahan nasional bangsa Indonesia yang terjadi hingga saat ini adalah masalah pengangguran yang masih belum rampung dan masih belum bisa teratasi. Hal ini bahkan membuat sudah banyak pihak-pihak dari pemerintahan yang berupaya mencari solusi terbaik yang efektif dan efisien untuk mengatasi permasalah tersebut.

Bahkan semenjak kemerdekaan dan setelah silih bergantinya tambuk kekuasaan presiden dari periode ke periode permasalahan ini masih belum bisa teratasi. Masing-masing presiden di era pemerintahannya telah mencanangkan berbagai program dan upaya untuk mengatasi masalah pengangguran ini misanya seperti upaya dalam mengadakan pelatihan untuk masyarakat umur produktif dan mencanangkan berbagai program usaha untuk daerah-daerah yang berpotensi. Namun, semakin lama dari tahun ke tahun bukannya malah berkurang namun angka pengangguran tetap naik.

Sebab Akibat:
Tentu hal ini disebabakn oleh persaingan global yang saat ini semakin meningkat. Tidak hanya itu, bahkan ada juga beberapa faktor lainnya yang menajdi penyebab terjadinya pengangguran seperti tidak seimbangnya antara pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan jumlah pencari kerja yang tiap tahunnya yang selalu meningkat.

Selain itu, meningkatnya jumlah PHK dan juga belum memadainya dan meratanya SDM yang kompeten juga menjadi penyebab permasalahan sosial yang satu ini.

Tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena sosial yang dibiarkan terus meningkat ini bisa saja dapat menimbulkan berbagai dampak yang negatif. Contoh dari dampak negatif yang mungkin terjadi misalnya seperti semakin meningkatnya angka kriminalitas dan kemiskinan dan menyebabkan penurunan tingkat kesehatan.

Interpretasi:
Bahkan tidak hanya itu, adanya pengangguran juga merupakan salah satu diantara sebab munculnya masalah-masalah yang lain. Oleh karena itu dengan demikian, maka sebagai masyarakat kita harus segera dicarikan solusi pemecahan yang tepat agar bisa mengurangi berbagai dampak-dampak negatif yang dapat ditimbulkan karena adanya pengangguran seperti yang telah disebutkan diatas.

Beberapa langkah pemecahan masalah fenomena sosia pengangguran salah satunya adalah berupaya melakukan perbaikan pada sisi kualitas pendidikan bangsa. Hal ini bisa dilakukan oleh kita sebagai orang tua untuk bisa menumbuhkan kesadaran kepada orang tua supaya mampu memberikan arahan kepada anak-anaknya dan memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan dan minat anak. Tidak menutup kemungkinan beberapa cara tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia.

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Budaya

Selanjutnya kami akan memberikan contoh teks eksplanasi tentang budaya. Langsung saja mari kita simak contohnya berikut ini.

Wayang
Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan aneka ragam budaya yang dimilikinya di setiap wilayah dan daerah. Salah satu produk kebudayaan Indonesia yang menjadi kebanggaan seluruh bangsa dan mayarakat adalah wayang. Wayang adalah suatu pertunjukkan yang dimainkan oleh dalang pada saat pertunjukannya. Bentuk dan jenis wayang yang ada di Indonesia pun juga berbeda-beda tergantung dengan daerah masing-masing yang menciptakan wayang.

Misalnya saja jika kita bandingkan produk wayang yang ada antara wayang Jawa dan wayang Bali tentunya memiliki perbedaan. Tidak hanya di pulau Jawa saja, bahkan wayang juga terkenal di pulau lain seperti pulau Sumatera dan daerah sekitarnya.

Jadi, sebagai masyarakat Indonesia kita patut berbangga karena salah satu organisasi terkenal di dunia UNESCO pada tahun 2003 tepatnya pada tanggal 7 November menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity secara internasional.

Penghargaan tersebut tentu mencerminkan bahwa wayang adalah salah satu budaya Indonesia yang sudah diakui dan pertunjukkan wayang merupakan produk kebudayaan yang berharga
Ada berbagai versi wayang yang ada di Indonesia baik berdasarkan bentuk atau berdasarkan jalan cerita yang dimilinya.

Jenis wayang berdasarkan bentuknya antara lain adalah wayang golek, wayang boneka, wayang orang (diperagakan oleh manusia)m wayang kulit dan sebagainya. Sedangkan berdasarkan jalan ceritanya ada 2 jenis wayang yang sangat terkenal yakni Mahabarata dan Ramayana.

Latar belakang dibuatnya wayang yang ada di Indonesia ini berawal pada saata agama Hindu mulai masuk ke Indonesia. Pada saat itu, para penyebar agama Hindu  berupaya menyesuaikannya dengan budaya setempat supaya masyarakat mau menerima ajaran agama hindu. Nah, pertunjukkan wayang inilah yang mereka pilih untuk dijadikan media yang menjembatani antara agama Hindu dengan kehidupan sosial masyarakat setempat.

Setelah itu, seiring dengan bergantinya tahun dan jaman tepatnya pada saat agama Islam masuk ke Indonesia, pembuatan wayang lebih berkembang lagi yakni dengan menggunakan kulit sapi. Yang mana pada saat itu wayang sendiri merupakan suatu perwujudan atas penyesuaian agama Islam dengan masyarakat.

Seiring dengan munculnya akulturasi yang ada di Indonesia, maka perkembangan wayang tidak sampai disitu saja. Tepat pada tahun 1960 muncul gerakan menyebarkan agama Katholik di Indonesia oleh para misionaris katholik. Yang mana pada saat itu, mereka mulai mengembangkan jalan cerita yang disebut dengan wayang Wahyu yang mana sumber jalan ceritanya diambil dari kitab agama katholik tersebut.

Hingga saat ini wayang dijadikan sebagai hiburan masyarakat oleh masyarakat. Bahkan tak jarang terkadang pada saat menggelar acara rasanya kurang lengkap jika tidak ada pertunjukkan wayang di dalamnya.

Sebagai salah satu bentuk kebudayaan bangsa Indonesia, wayang memiliki filosofi tersendiri yang bermakna kebaikan dan mengajak dalam kebaikan. Bahkan di setiap bagian wayang mengandung makna dan arti.

Ada banyak pesan dan moral kebaikan yang ditujukan kepada masyarakat yang menontonnya. Jadi, sudah sepatutnya sebagai generasi muda Indonesia kita harus melestarikan kebudayaan wayang ini untuk digunakan sebagai bahan ajar dan media khususnya di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

Itu dia uraian singkat mengenai pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, struktur, jenis hingga contoh teks eksplanasi lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan Anda. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Teks Eksplanasi Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel