Pengertian Seni Lukis, Komponen, Aliran Seni Lukis dan Ciri-cirinya

Pada artikel kali ini kami akan membahas menganai materi seni yakni seni lukis. Kami akan membahas mengenai seni lukis mulai dari pengertian seni lukis, komponen yang harus ada dalam seni lukis hingga beberapa aliran seni lukis yang terkenal lengkap dengan ciri-cirinya masing-masing.

Pengertian Seni Lukis, Komponen, Aliran Seni Lukis dan Ciri-cirinya

Bagi Anda yang masih belum paham atau lupa dengan materi tersebut dalam mata pelajaran seni budaya atau kesenian. Berikut akan kami jelaskan secara detail dan lengkap mengenai pengertian seni lukis, komponen, aliran seni lukis lengkap dengan ciri-cirinya.

Pengertian Seni Lukis

Pengertian seni lukis sendiri merupakan salah satu dari berbagai macam cabang dari seni rupa yang diciptakan dari hasil imajinasi, lalu kemudian dituangkan melalui berbagai jenis media seperti garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang hingga menjadi sebuah bentuk tertentu. Pada umumnya, seni lukis akan disajikan dalam bidang berupa 2 hingga 3 dimensi, misalnya seperti kanvas, papan, kertas, dan lainnya. Lukisan merupakan suatu hasil karya dari seni lukis yang sudah dibuat.

Komponen Seni Lukis

Setelah Anda tahu apa itu pengertian seni lukis, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai komponen yang harus ada dalam seni lukis. Komponen seni lukis sendiri terdiri dari beberapa hal yakni subyek, bentuk, dan isi. Berikut ini penjelasan lebih jelasnya mengenai komponen seni lukis tersebut.
  • Subyek
    Subyek merupakan suatu hal yang menjadi bentuk lukisan. Komponen subyek ini dibagi menjadi 3 kelompok lagi yakni lukisan bentuk figurative dan juga lukisan bentuk abstrak.
  • Bentuk
    Komponen bentuk dalam seni lukis merupakan cara dari seorang pelukis untuk mengekspresikan subjek yang dilukisnya menjadi sebuah karya dua/tiga dimensi yang nyata.
  • Isi
    Komponen yang terakhir adalah komponen isi, komponen yang satu ini adalah nyawa dari lukisan yang dibuat yakni bertujuan untuk menyampaikan pesan, kesan atau ungkapan dari karya seni lukis yang dapat Anda temukan di beberapa aliran seni lukis. 

Aliran Seni Lukis

Seperti yang kita tahu, sejarah seni lukis sendiri sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala. Sehingga tak heran jika seni lukis sendiri memiliki berbagai macam aliran yakni sebagai berikut.
  • Aliran surealisme
Aliran surealisme merupakan aliran seni lukis yang memiliki hubungan yang sangat erat sekali dengan dunia fantasi. Aliran ini memiliki ciri khas lukisan yang seakan berada di alam mimpi. Berikut ciri seni lukis aliran surealisme.
-    Pikiran pelukis yang membuat seni lukis cenderung penuh khayalan, imajinatif, dan fantasi
-    Pada umumnya seniman yang membuat seni lukis dengan aliran ini menggunakan metode ekspresi Absolute Sureealism dan Veristic Surrealism
-    Seni lukis yang dihasilakn akan terlihat aneh dan asing

  • Aliran Kubisme
Aliran kubisme merupakan sebuah aliran seni lukis yang memiliki prinsip menggambarkan bentuk dari objek dengan beberapa teknik atau cara seperti memotong, overlap, istorsi, deformasi, transparansi, serta aneka tampak.
Berikut ciri dari seni lukis aliran kubisme.
-    Lukisan yang dibuat memiliki bentuk geometris
-    Seni lukis yang dibuat memiliki paduan warna yang sangat perspektif
-    Hasil lukisan jenis aliran ini lebih terlihat ceria

  • Aliran Romantisme
Sama seperti namanya, aliran seni lukis yang satu ini menggambarkan peristiwa penting, ketertarikan dan istimewa. Ciri-ciri seni lukis yang beraliran romantisme ini adalah sebagai berikut.
-    Hasil lukisan yang didapat cenderung didramatisir
-    Seni lukis yang dibuat penuh gerak dan dinamis
-    Lukisan yang dibuat mengandung suatu cerita yang dahsyat dan emosional
-    Pada umumnya menggunakan warna yang kontras dan meriah

  • Aliran Ekspresionisme
Aliran seni lukis yang satu ini dibuat oleh seniman yang biasanya akan mencoba untuk melebih-lebihkan kenyataan dengan bentuk serta warna untuk memperlihatkan emosional. Adapun ciri dari aliran seni lukis ini adalah sebagai berikut.
-    Seni lukis biasanya akan dibuat dengan memperhatikan pemilihan warna diutamakan
-    Hasil lukisan yang dibuat merupakan hasil imajinasi seseorang
-    Hasil lukisan akan lebih mengungkapkan jenis emosi kemarahan daripada emosi bahagia
-    Tema yang digunakan dalam aliran ini adalah berdasarkan pada kebebasan
-    Lukisan yang dibuat adalah ungkapan isi hati seseorang.

  • Aliran Impresionisme
Aliran seni lukis impresionisme biasanya akan menghasilkan sebuah lukisan yang berdasarkan pada kenyataan alam, yakni berupa kemurnian yang berasal dari temuan objek yang ada di sekitarnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut ini.
-    Hasil lukisan memiliki objek yang sangat alami
-    Biasanya lukisan akan dibuat diluar ruangan
-    Karya lukisan yang dihasilkan pada umumnya cenderung tidak mendetail tanpa garis penegas

  • Aliran Pointilisme
Aliran pointilisme merupakan aliran seni lukis yang biasanya menggunakan titik-titik dalam menggambarkan sebuah objek yang akan dilukis. Ciri dari aliran seni lukis ini adalah sebagai berikut.
-    Titik-titik yang digunakan untuk menggambar objek terdiri dari bermacam-macam variasi
-    Objek yang dilukis akan dilihat dari kejauhan agar nampak lebih jelas
-    Objek berwarna cerah pada umumnya akan tersusun dari beberapa titik kecil yang biasanya menggunakan warna kuning, hijau, dan biru.

  • Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme merupakan suatu aliran seni lukis yang memberikan kebebasan bagi seniman untuk berekspresi tentang objek lukisan apa yang akan dibuatnya. Adapun ciri-ciri dari aliran seni lukis ini adalah sebagai berikut.
-    Warna lukisan yang dibuat cenderung liar dan kontras
-    Lukisan yang dibuat menggunakan Warna berbeda dengan objek
-    Menggunakan garis yang sederhana.

  • Aliran Realisme
Aliran realisme merupakan sebuah aliran seni lukis yang memiliki tujuan untuk memperlihatkan karya lukisan yang sesuai dengan peristiwa dan kenyataan yang ada tanpa penambahan apapun. Berikut ciri-cirinya.
-    Karya lukis dibuat dengan apa adanya
-    Tidak berlebihan dalam hal warna serta keindahan seni
-    Biasanya lebih menyamakan bentuk alam lukisan secara nyata dan akurat
-    Karya lukis yang dihasilkan sesuai dengan fakta dan peristiwa yang terjadi di alam.
-    Aliran Naturalisme

  • Aliran Naturalisme
Aliran naturalisme merupakan aliran seni lukis yang dilakukan oleh seniman senatural mungkin pada sebuah objek. Ciri-ciri dari aliran tersebut adalah sebagai berikut.
-    Aliran seni yang memiliki kecenderungan menampilkan unsur alam yang objektif
-    Aliran ini tidak banyak melibatkan emosional
-    Dilakukan dengan menggunakan teknik gradasi warna
-    Kebanyakan karya seni lukisnya bertema tentang alam.

  • Aliran Abstraksionisme
Aliran abstraksionisme merupakan suatu aliran yang menggunakan warna dan bentuk secara acak dan tidak terbatas. Berikut ini ciri-cirinya.
-    Seni lukis aliran ini menampilkan unsur unsur seni rupa yang disusun secara tidak beraturan
-    Garis, bentuk, dan warna yang ditampilkan dalam seni lukis aliran ini dibuat tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.

  • Aliran Futurisme
Aliran seni lukis berikutnya adalah aliran futurism yakni seni lukis yang dihasilkan menggambarkan suatu objek yang seolah-olah bergerak. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara menggambar sebuah objek yang sama beberapa kali pengulangan. Berikut ciri-cirinya.
-    Menggunakan prinsip aneka tampak
-    Karya seni lukis aliran ini menangkap unsur gerak dan juga kecepatan
-    Menggunakan teknik tipografi yang dijadikan sebagai unsur ekspresi dalam desain

Itu dia penjelasan mengenai pengertian seni lukis hingga macam-macam aliran seni lukis dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Seni Lukis, Komponen, Aliran Seni Lukis dan Ciri-cirinya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel