Pengertian Jaringan Tumbuhan, Ciri, Macam dan Fungsinya Lengkap

Dalam mata pelajaran biologi biasanya Anda akan mendapatkan materi mengenai jaringan tumbuhan. Ya, baik di SD hingga SMA Anda pasti akan mendapatkan materi dan memperdalam materi tersebut. Begitu juga pada saat Anda berada di bangku kuliah ketika mengambil jurusan biologi.

Pengertian Jaringan Tumbuhan, Ciri, Macam dan Fungsinya Lengkap

Nah, bagi Anda yang masih belum paham atau bahkan lupa dengan materi tersebut tidak perlu khawatir karena pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai pengertian jaringan tumbuhan lengkap dengan ciri, macam hingga fungsinya masing-masing. Langsung saja yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Jaringan Tumbuhan

Sebelum membahas lebih jauh mengenai jenis, ciri dan fungsi masing-masing jaringan tumbuhan. Pertama Anda harus tahu terlebih dahulu pengertian jaringan tumbuhan. Jadi, definisi jaringan sendiri merupakan sekelompok sel yang memiliki fungsi, asal dan struktur yang sama. Secara khusus materi tentang jaringan dipelajari dalam ilmu histologi.

Sehingga dalam arti sempit, jaringan tumbuhan dapat diartikan sebagai sekelompok sel-sel berkumpul pada tumbuhan. Walaupun terkadangd, pengertian jaringan sering disama artikan dengan pengertian koloni namun kedua hal tersebut berbeda.

Pengertian jaringan secara umum adalah sekelompok atau sekumpulan sel-sel yang aktif dalam segala proses hidupnya yakni aktif dalam hal berfotosintesis, metabolisme, berkembang biak, dan aktif mengadakan pengambilan zat-zat makanan.


Macam-Macam Struktur Jaringan Tumbuhan Beserta Fungsinya

Sekarang Anda sudah paham kan apa itu jaringan tumbuhan. Selanjutnya kami akan membahas mengenai macam-macam struktur jaringan tumbuhan beserta fungsinya.

Pada umumnya jaringan tumbuhan dikelompokkan menjadi beberapa jenis yakni sebagai berikut.

#1 Jaringan Meristem (Embrionik) Tumbuhan

Pengertian jaringan meristem itu sendiri merupakan suatu jaringan muda yang terdiri dari sekelompok sel-sel tumbuhan aktif membelah. Yang mana sel-sel meristem ini akan aktif untuk menghasilkan sel baru. Sebagian dari hasil pembelahan sel meristem yang terjadi akan tetap berada di dalam meristem.

Kondisi ini disebut dengan sel permulaan atau inisial. Sedangkan sel-sel baru tersebut kemudian akan digantikan kedudukannya oleh sel meristem yang disebut dengan sel derivatif atau turunan.


Ciri-Ciri Jaringan Mersitem

Jaringan meristem berbeda dengan jaringan tumbuhan yang lainnya. Perbedaan tersebut dapat Anda lihat dari ciri-ciri jaringan meristem berikut ini.
  • Ukuran sel dari jaringan meristem sangat kecil
  • Jaringan ini terdiri dari sel-sel muda yang berada dalam fase pembelahan dan pertumbuhan
  • Sel memiliki dinding sel yang tipis
  • Memiliki nukleus dengan ukuran relatif besar
  • Ukuran vakuola kecil
  • Jaringannya banyak mengandung sitoplasma
  • Sel jaringan meristem memiliki bentuk kubus

Macam-Macam Jaringan Meristem

Nah, jaringan meristem ternyata juga dikelompokkan dalam beberapa macam lagi yakni sebagai berikut.

Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Posisi Dalam Tumbuhan
  • Meristem apical
    Jenis jaringan meristem yang satu ini biasanya berada di ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar.
  • Meristem interkalar
    Jaringan ini berada di antara jaringan dewasa, yakni jaringan meristem yang ada di pangkal ruas tumbuhan anggota suku rumput-rumputan.
  • Meristem lateral
    Jenis jaringan meristem ini terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya yakni seperti yang ada pada kambium dan kambium gabus (felogen).
  • Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Asal Usulnya
    Sedangkan berdasarkan asal usulnya, berikut macam-macam jaringan meristem tumbuhan.
  • Meristem primer
    Disebut sebagai jaringan meristem primer apabila sel-selnya berkembang langsung dari sel-sel embrionik (meristem apikal)
  • Meristem sekunder
    Sedangkan disebut dengan jaringan meristem sekunder apabila sel-selnya berkembang dan jaringa dewasa yang sudah mengalami deferensiasi. Misalnya jariangan yang ada pada kambium dan kambium gabus (felogen).

#2 Jaringan Dewasa (Permanen) Tumbuhan

Jaringan dewasa disebut juga dengan jaringan parmanen pada tumbuhan. Jaringanmeristem dewasa ini merupakan sebuah jaringan yang telah mengalami deferensiasi. Jadi, sesuai dengan namanya jaringan ini sudah tidak mengalami pembelahan lagi atau tidak aktif.


Ciri-Ciri Jaringan Dewasa (Permanen)
  • Sel pada jaringan dewasa sudah tidak aktif membelah diri
  • Memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan ukuran jaringan meristem
  • Memiliki vakuola yang berukuran besar, sehingga plasma sel yang dimilikinya sedikit dan merupakan selaput yang menempel pada dinding sel
  • Memiliki ruang antarsel di sela-sela selnya
  • Sel sudah mengalami penebalan dinding yang juga sudah sesuai dengan fungsinya
Macam-Macam Jaringan Dewasa (Permanen)

Jaringan dewasa ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis dengan bentuk dan fungsi dan berbeda. Berikut ini beberapa jenis jaringan dewasa (permanen).
  • Jaringan Epidermis (Pelindung)
Jaringan epidermis merupakan suatu lapisan terluar yang ada pada setiap organ tumbuhan seperti akar, daun, batang, bunga, buah dan biji. Jaringan ini memiliki fungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan

Adapun ciri-ciri jaringan epidermis antara lain adalah susunan selnya yang rapat, tersusun dari sel-sel hidup, memiliki dindinga sel yang beragam, mempunyai protoplasma hidup yang mengandung kristal garam, getah, kristal silikat, dan minyak, ukuran vokula yang besar dan berisi antosianin, tidak memiliki kloroplas, jaringan epidermis mengalami modifikasi dengan membentuk derivat jaringan epidermis.

Selain berfungsi sebagai pelindung, jaringan epidermis juga memiliki fungsi dalam hal penyerpaan dan penyimpanan air,membatasi penguapan dan sebagai penyokong mekanik.
  • Jaringan Parenkim (Dasar)
Selanjutnya adalah jaringan parenkin (dasar) yakni sebuah jaringan yang ada diseluruh organ tumbuhan. Sama halnya dengan jaringan epidermis, jaringan ini tersusun dari sel-sel hidup dengan struktur morfologis dan siologis yang beragam.

Berbeda dengan jaringan epidermis, ciri-ciri jaringan parenkim (dasar) adalah selnya yang berbentuk segi enam, sel berukuran besar dengan dinding tipis, inti sel mendekati dasar, memiliki banyak vakuola, jaringan bisa bersifat embrional dan meristematik, dan memiliki ruang antar sel.

Sedangkan fungsinya adalah sebagai penyimpanan cadangan makanan, tempat berfotosintesis dan sebagai jaringan penyokong.Macam-Macam Jaringan Parenkim (Dasar)

#3 Jaringan Penyokong/Penguat (Mekanik) Tumbuhan

Sesuai dengan namanya, jaringan penyokong/penguat adalah jaringan yang memberikan kekuatan untuk tumbuhan agar dapat berdiri dengan tegak. Berikut ini beberapa jenis jaringan penyokong atau penguat berdasarkan sifat dan bentuknya.
  • Jaringan Kolenkim
Jaringan kolenkim merupakan suatu jaringan penyokong atau penguat yang ada pada organ tumbuhan muda atau tanaman herba. Kolenkim disusun oleh sel hidup yang sifatnya mirip dengan parenkim.

Adapun ciri jaringan kolenkim adalah struktur jaringan yang kuat dan tebal, mengalami  spesialisasi, ada pada batang, daun dan biji, sel mengalami penebalan di setiap sudutnya yang berupa selulosa,membentuk untaian atau silinder.

Sedangkan fungsi dari jaringan kolenkim secara umum yakni sebagai jaringan untuk menunjang atau memperkokoh bentuk tumbuhan, memperkuat jaringan parenkim dan melindungi berkas pengangkut.
  • Jaringan Sklerenkim
Jaringan sklerenkim merupakan suatu jaringan penguat yang terdiri dari sel-sel mati.  Secara umum, ciri-ciri jaringan sklerenkim yakni adanya penebalan pada seluruh dinding sel yang berupa lignin dan sel mati, pada umumnya jaringan ini akan ditemukan pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan, ada di perisikelm, korteks dan antara xylem dan floem.

Sedangkan jaringan sklerenkim memiliki fungsi sebagai  alat untuk bertahan terhadap tekanan dari luar, menguatkan dan melindungi bagian dalam sel serta sebagai alat penyokong tentunya.

#4 Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut merupakan sebuah jaringan yang bberfungsi untuk mengangkut zat. Jaringan ini dibagi menjadi dua jenis yakni sebagai berikut.
  • Xilem
    Xilem merupakan jaringan pengakut zat makanan yakni bertugas untuk menyalurkan air dan mineral dari akar menuju ke daun dan bagian tubuh lainnya.
  • Floem
    Floem merupakan jaringan yang berfungsi untuk mengangkut zat makanan dari hasil fotosintetis dari daun ke seluruh tubuh.
#5 Jaringan Gabus

Jaringan tumbuhan yang terakhir adalah jaringan gabus yakni sebuah jaringan yang tersusun dari sel-sel gabus yang memiliki bentuk memanjang. Jaringan tumbuhan yang satu ini memiliki fungsi untuk melindungi jaringan lain yang terdapat dibawahnya agar tidak terlalu agak tidak terlalu banyak kehilangan air. Anda bisa menemukan sel gabus dipermukaan luar batang.

Ciri-Ciri Jaringan Gabus
  • Adapun ciri-ciri jaringan gabus adalah sebagai berikut.
  • Tersusun dari sel-sel parenkim gabus
  • Termasuk ke dalam sel yang mati dan kosong
  • Memiliki bentuk memanjang dan berdinding gabus
Macam-Macam Jaringan Gabus
Sedangkan macam-macam jaringan gabus adalah sebagai berikut.
  • Felem
    Felem adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah luar dengan sel-sel yang mati
  • Feloderm
    Sedangkan felderm merupakan jaringan gabus yang dibentuk kambium gabus ke arah dalam dengan sel hidup seperti jaringan parenkim.
Itu dia uraian mengenai pengertian jaringan tumbuhan, macam, ciri hingga fungsinya. Semoga dapat menambah wawasan Anda. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Jaringan Tumbuhan, Ciri, Macam dan Fungsinya Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel