Pengertian dan Contoh Kalimat Homonim, Homograf dan Homofon

Seperti yang kita tahu bahasa kebangsaan kita yakni Indonesia memiliki ragam kata yang membuatnya menjadi unik. Di bangku sekolah atau di bangku kuliah tentu Anda sudah pernah mendengar atau mempelajari materi – materi mengenai homonim, homofon, maupun homograf.

Pengertian dan Contoh Kalimat Homonim, Homograf dan Homofon


Kalimat-kalimat ini memiliki keunikan seperti misalnya apabila suatu kata memiliki lafal yang sama maka disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.

Sebagai contoh misalnya pada saat Anda mendengar kata Tahu tentunya ada dua makna yang melintas di dalam otak Anda. Sehingga dengan begitu Anda masih belum bisa memutuskan makna mana yang tepat dari kata tersebut.

Namun, apabila kata tersebut sudah dimasukkan dalam suatu kalimat yang utuh maka kita bisa mengidentifikasi makna kata tahu tersebut. Kata tahu dapat memiliki dua arti yakni memiliki makna sebuah makanan yang tebuat dari kacang kedelai.

Sedangkan konteks tahu pada kalimat yang lainnya memiliki arti memberikan informasi.
Homonim, homofon, dan homograf adalah jenis kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia yang mrmiliki Variasi kata, dan memperkaya kosakata bahasa Indonesia.

Apakah Anda sudah benar-benar memahami pengertan dan contoh homonim, homofon, dan homograf yang biasanya di pakai sehari-hari. Jika tidak jangan khawatir karena artikel kali ini akan membahasa tuntas mengenai materi – materi homonim, homofon, dan homograf.

Pengertian dan Contoh Kalimat Homonim

Pengertian Homonim pada umunya adalah sebuah kata yang memiliki makna atau arti yang berbeda dengan kata lain, tetapi lafal-penyebutanya dan ejaannya sama. Biasanya kata ini akan terlihat tidak rancu jika di ikuti dengan kata lain yang memperjelas kata apa yang di maksud, untuk contoh umum yang biasa di gunakan untuk kata Homonim.

Pengertian kalimat homonym secara etimologi yakni berasal dari bahasa Yunani, yaitu berasal dari kata homos yang berarti ‘sejenis’ atau  ‘sama’, dan juga kata onuma yang berarti ‘nama’. Jadi, dapat disimpulkan bahwa secara umum istilah homonim mengacu pada kata atau istilah yang memiliki pelafalan dan pengejaan yang sama akan tetapi memiliki arti dan juga makna yang berbeda.

Contoh Kalimat Homonim


  • Kata: Bulan

Menunjukan 2 arti yang berbeda, yaitu satelit dan kalender.

  • Kalimat homonim 1: Bulan apa kamu berangkat ke jepang?

Menunjukan kalimat tanya, menanyakan bulan apa (Januari-Desember) akan berangkat ke jepang.

  • Kalimat homonym 2: Bulan mala mini terlihat lebih besar dari biasanya!

Menunjukan seruan bulan (Satelit) pada malam hari yang terlihat lebih besar dari hari biasanya.
Berarti homonim adalah jenis kata yang memiliki pelafalan dan tulisan yang sama tetapi memiliki makna yang berbeda dan jauh dari kata lain yang di ucapkan sama.

Kata yang homonim memiliki makna bergantung dengan konteks kalimat yang di gunakan. maka dari itu, kita masih belum bisa memutuskan apakah makna dari sebuah kata yang memiliki sifat homonim tanpa melihatnya seluruh susukan kalimat  yang utuh.

Sampai di sini tentu kalian sudah memahami tentang homonim, Nah, sebenarnya ada banyak kata yang berhomonim yang bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa contoh kalimat homonim.

  • Kata Bisa

Setetes bisa ular kobra dapat membuat satu ekor Gajah Afrika Mati
Aku bisa terlambat pergi ke sekolah jika tidur larut malam

  • Kata Rapat

Rapat pemilihan ketua OSIS dilangsungkan di ruang aula
Pemilihan ketua OSIS dilakukan runangan yang tertutup rapat.


Baca Juga : Pengertian Kalimat SPOK


Pengertian dan Contoh Kalimat Homofon

Pengertian homofon menurut istilah adalah berasal dari kata homo yang berarti ‘sama’ dan foni yang berarti ‘bunyi’ atau ‘suara’. Sehingga dapat kalimat homofon dapat diartikan sebagai  kata atau istilah yang memiliki pelafalan yang sama namun, ejaan (cara penulisan) serta arti yang terkandung di dalamnya berbeda.

Contoh Kalimat Homofon
Misalnya saja pada saat kita mendengar kata bank dapat terdiri dari dua makna yang berbeda yakni dapat berarti sebuah tempat atau panggilan untuk seorang lelaki yang lebih tua. Oleh karena itu, agar lebih jelas kita harus mendengarnya dalam bentuk kalimat secara utuh.

Perhatikan kalimat berikut!

  • Aku bertemu Bang Indra di pasar kemarin.
  • Aku pergi ke Bank BRI kemarin.

Jika kita mendengar kata bang pada kalimat pertama, maka maknanya adalah panggilan untuk laki – laki yang lebih tua. Sedangkan pada kalimat kedua maka berarti sebuah tempat untuk menyimpan uang.

Contoh – Contoh Kalimat Berhomofon

  • Penyanyi rock legendaris itu memakai rok pada saat berada di atas panggung. 
  • Sultan Syaiful Rahman Syah sah menjadi suami Nur Aisyah kemarin.
  • Beberapa syarat yang diajukan oleh Angga merupakan sarat akan kecurangan.

Pengertian dan Contoh Kalimat Homograf

Ragam bahasa yang terakhir adalah homograf. Homograf merupakan suatu kata yang mempunyai  tulisan yang sama, namun pelafalan dan maknanya berbeda. Homograf adalah kebalikan dari kalimat homofon. Jadi, dengan begitu kita tidak bisa mengidentifikasi makna dari kata homograf apabila kita tidak  mendengar atau membacanya dalam sebuah kalimat utuh.

Pengertian kalimat homograf menurut istilah yakni berasal dari kata homo yang berarti ‘sama’ dan graf atau graph yang berarti ‘tulisan’. Jadi, dapat disimpulkna bahwa secara etimologi, istilah homograf berarti kata atau istilah yang memiliki cara penulisan atau ejaan sama namun berbeda pengucapan atau pelafalannya.

Contoh Kalimat Homograf
Contoh kata berhomograf yang dapat diconthkan adalah kata keset. Jika kita mendengar kata keset maka aka nada dua makna yang terlintas di otak kita, apakah itu kata sifat ataukah kata benda.
Untuk lebih jelasnya mari perhatikan kalimat berikut!

  • Kak Ana membeli keset baru di pasar beberapa hari yang lalu.
  • Piring-piring itu menjadi bersih dan keset setelah dicuci.

Kata keset yang ada pada kalimat pertama memiliki arti sebuah alat untuk membersihkan kaki atau sepatu dari kotoran. Sedangkan kata keset pada kalimat ke dua adalah keadaan piring yang bersih dan tidak berminyak.

Contoh – Contoh Kalimat Berhomograf
Nah, agar Anda lebih paham berikut beberapa contoh kalimat yang mengandung homograf di dalamnya.

  • Anak yang sakit mental itu jatuh tertabrak mobil dan mental sejauh 3 meter.
  • Para pejabat teras sedang melakukan pertemuan rapat paripurna di teras rumah Hasan.
  • Setelah apel pagi para tentara itu memakan buah apel.

Sampai di sini tentunya Anda sudah memahami dengan jelas kata – kata homofon, homonim, dan homograf beserta dengan contoh – contoh kalimatnya masing – masing. Mudah bukan ?

Point yang harus diingat dari pembahasan ini adalah homonim memiliki tulisan dan pelafalan yang sama tetapi berbeda, homofon memiliki pelafalan yang sama tetapi makna dan tulisan berbeda. Sedangkan, homograf memiliki tulisan yang sama tetapi makna dan pelafalan berbeda.

Itu dia penjelasan mengenai pengertian dan contoh kalimat Homonim, Homograf dan Homofon. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda semua. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian dan Contoh Kalimat Homonim, Homograf dan Homofon"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel